Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Berikut Daftar Sanksi Administrasi Berupa Tarif Bunga untuk Bulan Mei 2024

IBX-Jakarta. Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 8/KM.10/2024, Kementerian Keuangan telah mengumumkan terkait penyesuaian tarif bunga yang berlaku pada bulan Mei 2024 sebagai dasar penghitungan sanksi administratif pajak berupa bunga dan imbalan bunga.

Melansir dari Pajak.com (12/05/2024), penyesuaian tarif bunga ini menunjukkan komitmen dari pemerintah dalam rangka menjaga kestabilan fiskal dan ekonomi negara, serta untuk mendorong Wajib Pajak agar lebih taat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Adapun dalam proses penetapan tarif bunga sanksi pajak, pemerintah mengadopsi formula dengan mempertimbangkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate). Selain itu, ditambah dengan faktor peningkatan yang berbeda-beda sesuai dengan pasal ketentuan yang dilanggar. Faktor peningkatan atau istilah lainnya adalah uplift factor merupakan persentase tambahan yang dikenakan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh Wajib Pajak.

Dalam penerapannya, terdapat dua jenis uplift factor, yaitu sebesar 0 persen sampai dengan 10 persen untuk pelanggaran self-assessment, dan sebesar 15 persen untuk pelanggaran official assessment.

Selanjutnya untuk memperoleh tarif bulanan, formula tersebut dibagi denga 12, sehingga dapat diperoleh rumus sebagai berikut:

Tarif Bunga Sanksi Pajak = (BI Rate + Uplift Factor)/12

Formula tersebut akan menyesuaikan dengan BI Rate, dimana ketika suku bunga acuan BI meningkat, tarif bunga sanksi pajak yang diterapkan juga akan meningkat. Begitu juga sebaliknya, ketika suku bunga acuan BI menurun, maka tarif bunga sanksi pajak juga akan turun.

Berikut merupakan daftar tarif bunga sanksi administratif:

  1. Untuk ketentuan pada Pasal 19 Ayat (1), Pasal 19 Ayat (2), dan Pasal 19 Ayat (2), tarif bunga per bulan sebesar 0,57%.
  2. Untuk ketentuan Pasal 8 Ayat (2), Pasal 8 Ayat (2a), Pasal 9 Ayat (2a), Pasal 9 Ayat (2b), dan Pasal 14 Ayat (3), tarif bunga per bulan sebesar 0,99%.
  3. Untuk ketentuan Pasal 8 Ayat 5, tarif bunga per bulan sebesar 1,40%.
  4. Untuk ketentuan Pasal 13 Ayat (2) dan Pasal 13 Ayat (2a), tarif bunga per bulan sebesar 1,82%.
  5. Untuk ketentuan Pasal 13 Ayat (3b), tarif bunga per bulan sebesar 2,24%.

Sementara untuk tarif imbalan bunga, untuk ketentuan Pasal 11 Ayat (3), Pasal 17B ayat (3), Pasal 17B ayat (4), dan Pasal 27B Ayat (4), tarif bunga per bulan sebesar 0,57%.

Sumber: KMK Nomor 8/KM.10/2024 dan Inilah Daftar Tarif Bunga Sanksi Administratif Pajak Bulan Mei 2024 (Pajak.com)

Recent Posts

Simak Ketentuan Pembebasan Bea Masuk untuk Jemaah Haji

IBX – Jakarta. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan fasilitas pembebasan bea masuk untuk barang kiriman jemaah haji sejak 2025 lalu. Akan tetapi, dilaporkan oleh Kepala Seksi Impor III DJBC, Cindhe Marjuang Praja bahwa jemaah haji yang menggunakan fasilitas ini masih tergolong cukup rendah hanya sekitar 10% dari keseluruhan

Read More »

Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026 Kini Bisa Tanpa KTP Pemilik Lama

IBX – Jakarta. Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) secara resmi menetapkan kebijakan relaksasi khusus pada tahun 2026 terkait administrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor. Melalui kebijakan diskresi ini, Wajib Pajak diperkenankan untuk melakukan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tanpa diwajibkan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli

Read More »

Freeport Sumbang Hampir Rp70 Triliun, Pajak hingga Royalti Jadi Andalan

Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 perusahaan menyumbangkan sekitar US$4,3 miliar kepada negara, atau setara hampir Rp70 triliun. Ia merinci, kontribusi tersebut bersumber dari kewajiban fiskal dan pembagian keuntungan perusahaan. Setoran pajak menjadi porsi terbesar dengan nilai sekitar US$2 miliar (Rp32 triliun), diikuti penerimaan negara

Read More »