Intercounbix Indonesia

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Fraud and Internal Control

Oleh:Affin Jaffar Umarovic

 

Fraud and Internal Control

Fraud dalam akuntansi adalah Tindakan tidak jujur yang dilakukan oleh pegawai untuk memperoleh keuntungan pribadi dan kerugian bagi pemberi kerja, Contohnya: Kasir menggelapkan uang kas untuk keperluan dirinya

 

Tiga faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya fraud dikenal dengan Fraud triangle, Yaitu:

  1. Opportunity(kesempatan)

Seseorang melakukan fraud karena ada kesempatan untuk melakukannya

  1. Financial Pressure( Tekanan keuangan)

Karyawan melakukan fraud karena mempunyai masalah keuangan dan terbelit hutang

  1. Rationalization(rasionalisasi)

Karyawan merasionalisasi Tindakan fraud misalnya mereka berpikir bahwa mereka di bayar rendah, sedangkan perusahaan memperoleh banyak laba.

 

Sarbanes Oxley Act

Sarbanes Oxley Act  tahun 2002 adalah suatu peraturan yang mengatur bahwa perusahaan public di US harus membangun dan memelihara pengendalian intern yang memadai.

 

Pengendalian intern

Pengendalian intern adalah semua metode dan ukuran yang diadopsi dalam suatu organisasi yang tujuannya adalah untuk:

  1. Mengamankan asset perusahaan dari pencurian, perampokan, dan penggunaan yang tidak diotorisasi
  2. Mendorong keakuratan dan keandalan catatan akuntansi dengan mengurangi risiko terjadinya kesalahan yang terjadi karena ketidaksengajaan dan kesalahan karena kesengajaan

Lower of cost of market

Ketika nilai pasar inventory lebih rendah dari harga perolehannya, perusahaan menyesuaikan nilai inventory nya dengan harga pasarnya, Valuasi ini disebut Lower Of Cost or market(LCM) Dan dilakukan pada periode Ketika penurunan harga terjadi, yang dimaksud dengan nilai pasar adalah current replacement cost, bukan harga jual, Current replacement cost adalah harga perolehan Kembali barang tersebut pada saat ini dari supplier yang sama dalam kuantitas yang sama .

 

Jenis persediaan LCM Disajikan

Jenis persediaan LCM Disajikan
Flat panel tv’s Cost>Market Market
Sattelite radios Cost<market Cost
DVD recorders Cost>Market Market
DVD”S Cost> Market Market

 

 

Analysis of inventory

  • Inventory turnover ratio

Inventory turnover ratio adalah rasio yang menunjukkan perputaran inventory dalam suatu periode(dalam tahun.

  • Inventory turnover ratio yang tinggi(days in inventory rendah) menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai invenstasi minimal pada persediaan. Walaupun inventory turnover ratio yang tinggi menunjukkan efisiensi, namun jika terlalu tinggi juga mengindikasikan bahwa perusahaan dapat saja kehilangan kesempatan menjual lebih besar karena kekurangan persediaan, jika pelanggan kecewa karena tidak ada persediaan, besar kemungkinan pelanggan akan berpindah ke competitor.
  • Analys’t adjustment for Lifo Reserves

Perusahaan yang menggunakan metode LIFO harus menyajikan pula informasi tentang perbedaan saldo persediaan dalam neracanya jika ia menggunakan FIFO, perbedaan antara saldo persediaan menggunakan LIFO dengan jika perusahaan menggunakan FIFO disebut LIFO Reserves

LIFO Reserve sangat membantu bagi para analyst keuangan yang berbeda.

 

Dalam ekonomi yang mengalami inflasi, penggunaan metode FIFO akan menghasilkan net income yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode lainnya. Dengan demikian perusahaan akan membayar pajak penghasilan perusahaan lebih besar dibandingkan dengan metode lainnya, Sedangkan LIFO dalam periode inflasi diyakini akan mengurangi kemungkinan perusahaan melaporkan profit diatas kertas sebagai laba ekonomi

 

  • Efek pada neraca

Manfaat utama penggunaan metode FIFO dalam periode inflasi adalah persediaan akhir dalam neraca disajikan pada biaya kini (Currnt cos). Sedangkan metode LIFO sebaliknya, merupakan kelemahan karena akan mengalokasikan persediaan akhir dalam neraca secara kurang saji(understated) dari current cost nya

 

  • Efek perpajakannya

Dari metode di atas, metode yang menghasilkan efek pajak paling besar adalah metode FIFO, sedangkan metode LIFO menghasilkan net income paling kecil sehingga pajak yang dibayarkan menjadi lebih kecil dibandingkan metode yang lain.

 

Penggunaan metode arus biaya

  • Perusahaan harus memilih dan menggunakan metode arus biaya persediaan ini secara konsisten agar laporan keuangan dapat diperbandingkan
  • Perubahan diperbolehkan dengan pencatatan dengan catatan perubahan tersebut diyakini dapat menyajikan informasi yang lebih andal dan relevan kepada pengguna laporan keuangan.

 

Keterbatan pengendalian intern:

  • Pengendalian intern hanya memberikan keyakinan memadai(Reasonable assurance) bukan mutlak bahwa asset perusahaan aman dan catatan akuntansi akurat dan reliable
  • Komponen manusia merupakan hal yang penting dalam pengendalian intern, Pengendalian intern tidak dapat mencegah kesalahan yang timbul karena kelelehan, kecerobohan dan lain-lain.
  • Ukuran bisnis, semakin kompleks bisnis membutuhkan pengendalian intern yang semakin rumit
Recent Posts

Indonesia-Australia Kerja Sama Deteksi Potensi Pajak Kripto

Indonesia dan Australia sepakat untuk bekerja sama dalam pertukaran informasi aset kripto (cryptocurrency) untuk keperluan perpajakan. Kesepakatan tersebut tercantum dalam memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Australian Taxation Office (ATO) di Kedutaan Australia Jakarta. Kesepakatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan deteksi aset kripto yang memiliki kewajiban

Read More »