Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Mari ! Mengenal Manajemen Keuangan

Oleh : M Akmal Murtadho

Apa yang dimaksud dengan manajemen keuangan?

  • Manajemen dapat didefinisikan sebagai proses dalam mencapai tujuan organisasi melalui perencanaan, pengaturan, pembimbingan, dan pengendalian atas sumber daya manusia, fisik, finansial dan informasi organisasi dalam cara yang efektif dan efisien” (Bovée et al. 1993, p. 5).
  • Keuangan adalah sistem yang mencakup sirlkulasi uang, persetujuan kredit, Keputusan investasi, provisi atas fasilitas perbankan.

Apa saja cakupan dalam pembahasan keuangan?

  1. Manajemen Keuangan yang berfokus pada jumlah dan jenis asset yang akan diambil, sumber modal dan maksimalisasi laba.
  2. Pasar Uang yang berfokus pada Tingkat bunga, penentuan harga pasar atas efek, kebijakan regulator dan industry.
  3. Investasi yang berfokus pada analisis efek, penyusunan portofolio terbaik dan analisis pasar.

Tujuan Utama dari Manajemen Keuangan:

  1. Memaksimalkan penambahan nilai untuk investor

Kenapa nilai itu penting? Mari berbicara mengenai konsep  nilai

  1. Pengembalian atas produk, jasa atau uang yang diberikan atau dipertukarkan Cth: Harga barang atau harga tiket pesawat.
  2. Utilitas atau kepentingan relatif Cth: Tidak ada nilai dalam perdebatan kita.
  3. Nilai moneter atas sesuatu Cth: Harga pasar.
  4. Sesuatu yang secara intrinsik diinginkan Cth: Nilai kemanusiaan dan nilai keagamaan.
  5. Kuantitas numerik yang diberikan atau ditentukan oleh perhitungan dan pengukuran Cth: Nilai positif untuk variabel x.

Perbedaan nilai dengan harga ?

Nilai :

  1. Umumnya diekspresikan dalam bentuk non-moneter.
  2. Cenderung tidak berwujud (intangible).
  3. Cenderung subjektif.
  4. Lebih bersifat jangka Panjang.

Harga :

  1. Umumnya diekspresikan dalam bentuk moneter.
  2. Cenderung berwujud (tangible).
  3. Cenderung objektif.
  4. Mudah berubah pada jangka pendek.

Isu yang timbul dari tujuan keuangan :  Keinginan investor atau pemegang saham tidak selalu sama dengan keinginan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya sehingga timbul konflik kepentingan (conflict of interest)

*Dislaimer*

Recent Posts

Freeport Sumbang Hampir Rp70 Triliun, Pajak hingga Royalti Jadi Andalan

Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 perusahaan menyumbangkan sekitar US$4,3 miliar kepada negara, atau setara hampir Rp70 triliun. Ia merinci, kontribusi tersebut bersumber dari kewajiban fiskal dan pembagian keuntungan perusahaan. Setoran pajak menjadi porsi terbesar dengan nilai sekitar US$2 miliar (Rp32 triliun), diikuti penerimaan negara

Read More »

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak melalui Audit dan Reformasi Regulasi

IBX – Jakarta. Pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi) seiring meningkatnya nilai klaim dalam beberapa tahun terakhir. Langkah ini dilakukan melalui audit menyeluruh, perluasan pengawasan lintas lembaga, serta pembaruan regulasi guna memastikan penerimaan negara tetap terjaga. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada

Read More »