Intercounbix Indonesia

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Mengenal lebih lanjut apa itu asset

Oleh: Affin Jaffar Umarovic

Berikut persamaan

     Assets  = Liabilites +Equity

Disebutkan equation karena sisi debit dan kredit harus sama (Balance). Di akuntansi menganut asas dual/ double entry yang artinya sisi debit dan kredit harus sama jumlahnya dan mempengaruhi kedua sisi tersebut. Hal yang mempengarui perubahan tersebut adalah transaksi. Hanya transaksi yang mempengaruhi monetary value saja yang dicatat didalam catatan akuntansi/dibuat jurnal.

Asset adalah kekayaan atau sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang memberi manfaat dimasa yang akan datang.

a. Identifikasi situasi yang melibatkan keputusan yang melibatkan etika.

Perusahaan Besar atau Go Public biasanya membuat code of conduct yang harus ditaati oleh pekerjanya. Misalnya dewan direksi mempunyai bisnis diluar perusahaan tidak boleh bermitra dengan kompetitor perusahaan dimana dia bekerja atau keluarga dewan direksi mempunyai usaha yang menjadi competitor perusahaan. Bisa juga keadaan yang membuat seseorang mempunyai banyak informasi mengenai keuangan perusahaan dan menjual informasi ini sehingga terjadi Insider trading yang merugikan banyak masyarakat.

b. Identifikasi dan Analisa elemen utama dari situasi tersebut.

Bila terjadi situasi yang menyebabkan konflik kepentingan (Conflict of interest) Maka akuntan harus dapat mengidentifikasi peristiwa tersebut merugikan atau menguntungkan siapa saja. Siapa yang dirugikan dari peristiwa tersebut, siapa yang diuntungkan dari peristiwa tersebut. Siapa yang dimaksudkan disini adalah perseorang ataupun kelompok tertentu.

c. Buatlah beberapa alternatif pemecahan dan masing- masing alternatif dipertimbangkan keuntungan dan kerugiannya terhadap masing- masing pemangku kepentingan (Stakeholders).

***Disclaimer***

Recent Posts

Insentif Pajak IKN Pada PMK No.28/2024

IBX-Jakarta. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.28/2024 mengenai Fasilitas Perpajakan dan Kepabeanan di Ibu Kota Nusantara telah resmi dirilis oleh Kementerian Keuangan. PMK No.28/2024 diresmikan guna melaksanakan PP No.12/2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di Ibu Kota Nusantara. Pada Pasal 2 PMK No.28/2024

Read More »

Penerapan Pillar 2, DJP Kaji Kembali Ketentuan Insentif

IBX-Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan evaluasi atas kebijakan insentif yang diberikan kepada pelaku usaha. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan insentif yang diberikan tepat sasaran dan sejalan dengan ketentuan pajak minimum global yaitu 15% yang tercantum dalam Pilar 2 Global Antu Base Erosion (GloBE). Menurut Suryo Utomo selaku Dirjen Pajak

Read More »