Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Pengertian Akuntansi Manajemen

Oleh : Bella

Akuntansi manajemen berkaitan erat dengan masalah penyajian informasi yang diperlukan oleh suatu organisasi. Berdasarkan dari berbagai macam bentuk atau tipe informasi, salah satunya yaitu akuntansi manajemen.

Pemakai informasi keuangan suatu perusahaan pada dasarnya dikelompokkan menjadi: 1) pihak internal merupakan para manajer (manajemen) perusahaan bersangkutan, yang memerlukan informasi keuangan untuk melaksanakan fungsi manajemen; 2) sedangkan pihak eksternal terdiri dari investor maupun calon investor, kreditur serta calon kreditur, yang termasuk instansi pemerintah yaitu Direktorat Jenderal Pajak dan instansi lainnya yang terkait.

Berdasarkan kepada siapa penyajian informasi keuangan lebih dititikberatkan, akuntansi dapat dikelompokkan menjadi:

  1. akuntansi manajemen, merupakan akuntansi yang menyajikan informasi akuntansi untuk pihak internal perusahaan
  2. akuntansi keuangan, merupakan akuntansi yang menyajikan informasi keuangan untuk pihak eksternal perusahaan.

Jadi, berdasarkan uraian diatas dapat dijelaskan bahwa akuntansi manajemen merupakan suatu kegiatan (proses) yang menghasilkan informasi keuangan bagi manajemen untuk pengambilan keputusan dalam melaksanakan fungsi manajemen.

Tipe-Tipe Informasi Akuntansi Manajemen

Pada akuantansi manajemen, informasi keuangan disusun berdasarkan tiga tipe informasi akuntansi manajemen, yaitu:

  1.  informasi akuntansi penuh/menyeluruh (full accounting information), dimana menyajikan informasi mengenai pendapatan total, biaya total, dan atau aktiva total, terutama pada masa lalu (historical full cost) yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan yang umumnya neraca dan laporan laba rugi. Informasi mengenai biaya masa lalu dapat juga digunakan untuk penentuan harga jual produk atau penyerahan jasa yang disepakati Bersama antara pembeli dan penjual dalam suatu kontrak jual beli. Disamping itu, dapat juga digunakan untuk penetapan harga jual dalam kondisi normal.
  2.  informasi akuntansi diferensial (differential accounting information), dimana menyajikan informasi mengenai taksiran pendapatan, biaya dan atau aktiva berbeda jika suatu tindakan tertentu dipilih, dibandingakan dengan alternatif yang lain. Dengan demikian, tipe informasi ini sangat diperlukan dalam pemilihan alternatif.
  3.  informasi akuntansi pertanggungjawaban (responsibility accounting information), dimana menyajikan informasi mengenai pendapatan serta biaya atau aktiva yang dikaitkan dengan suatu bagian atau unit di dalam perusahaan. Masing-masing bagian atau unit dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggung jawab terhadap bagian bersangkutan. Bagian-bagian tersebut disebut sebagai pusat-pusat pertanggungjawaban.

Referensi : Indriani, Etty. (2018). Akuntansi Manajemen. Yogyakarta: ANDI

Recent Posts

Freeport Sumbang Hampir Rp70 Triliun, Pajak hingga Royalti Jadi Andalan

Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 perusahaan menyumbangkan sekitar US$4,3 miliar kepada negara, atau setara hampir Rp70 triliun. Ia merinci, kontribusi tersebut bersumber dari kewajiban fiskal dan pembagian keuntungan perusahaan. Setoran pajak menjadi porsi terbesar dengan nilai sekitar US$2 miliar (Rp32 triliun), diikuti penerimaan negara

Read More »

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak melalui Audit dan Reformasi Regulasi

IBX – Jakarta. Pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi) seiring meningkatnya nilai klaim dalam beberapa tahun terakhir. Langkah ini dilakukan melalui audit menyeluruh, perluasan pengawasan lintas lembaga, serta pembaruan regulasi guna memastikan penerimaan negara tetap terjaga. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada

Read More »