Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Tarif Pajak Vietnam Naik, Investor Minta Kompensasi

IBX-Jakarta. Pemerintah Vietnam efektif menaikkan tarif pajak menjadi 15% untuk banyak perusahaan multinasional yang beroperasi di negara tersebut. Hal ini selaras dengan aturan yang disepakati oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Dalam laporan Reuters, hal ini mulai mengundang reaksi dari perusahaan multinasional besar di negara itu. Samsung, misalnya, mendorong Vietnam untuk memperkenalkan kompensasi mereka atas pungutan yang lebih tinggi.

“Dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah pada bulan April, raksasa teknologi Korea Samsung dan LG Electronics, pembuat chip AS Intel, dan Bosch Jerman termasuk di antara setengah lusin besar investor yang mendorong kompensasi,” ujar salah seorang sumber, Selasa (30/5/2023).

Sumber tersebut mengatakan pemerintah sedang menyiapkan rancangan resolusi yang dapat disetujui oleh parlemen pada bulan Oktober yang menawarkan kompensasi sebagian kepada perusahaan besar. Pasalnya, Vietnam merupakan salah satu tujuan investasi yang diminati.

“Jika ini tidak sepenuhnya diselesaikan, daya saing Vietnam akan memudar,” kata Ketua Kamar Bisnis Korea di Vietnam, Hong Sun, mencatat bahwa investor Korea Selatan (Korsel) sangat sensitif terhadap perubahan tersebut.

Perusahaan asing telah menginvestasikan puluhan miliar dolar di negara ini dan merupakan pemberi kerja utama. Samsung, misalnya, adalah investor asing tunggal terbesar di Vietnam, mempekerjakan 160.000 orang dan memproduksi setengah dari ponsel pintarnya di negara tersebut.

“Tarif pajak Samsung bervariasi menurut kabupaten, dan berkisar antara 5,1% dan 6,2% pada 2019 di dua provinsi utara tempat Samsung memproduksi smartphone,” menurut data pemerintah yang dikutip oleh media lokal.

Perusahaan asing telah menginvestasikan puluhan miliar dolar di negara ini dan merupakan pemberi kerja utama. Samsung, misalnya, adalah investor asing tunggal terbesar di Vietnam, mempekerjakan 160.000 orang dan memproduksi setengah dari ponsel pintarnya di negara tersebut.

“Tarif pajak Samsung bervariasi menurut kabupaten, dan berkisar antara 5,1% dan 6,2% pada 2019 di dua provinsi utara tempat Samsung memproduksi smartphone,” menurut data pemerintah yang dikutip oleh media lokal.

Sumber:https://www.cnbcindonesia.com/news/20230530173249-4-441923/ramai-ramai-perusahaan-global-teriaki-vietnam-ada-apa

*Disclaimer*

Recent Posts

Membaca Ulang Tantangan Struktural Sistem Pajak Indonesia

IBX – Jakarta. Penerimaan pajak Indonesia kembali mencatatkan shortfall pada 2025. Dari target Rp2.189,3 triliun, realisasi yang masuk hanya Rp1.917,6 triliun. Artinya, ada selisih lebih dari Rp270 triliun yang tak berhasil dikumpulkan negara. Angka ini bukan sekadar statistik tahunan, melainkan cerminan persoalan struktural yang sudah lama membayangi sistem perpajakan nasional.

Read More »

IKPI Tekankan Pentingnya UU Konsultan Pajak sebagai Payung Hukum

IBX – Jakarta. Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) kembali menekankan pentingnya pembentukan Undang-Undang (UU) Konsultan Pajak sebagai payung hukum yang komprehensif bagi profesi konsultan pajak. Regulasi tersebut dinilai krusial untuk melindungi hak wajib pajak, meningkatkan standar dan akuntabilitas profesi, serta mendukung upaya negara dalam mengamankan penerimaan perpajakan. Ketua Umum IKPI,

Read More »

Buku Dipajak, Penulis Dipotong Royalti: Bagaimana Aturannya?

IBX – Jakarta. Pada prinsipnya, buku merupakan Barang Kena Pajak yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Hal ini disebabkan karena dalam Undang-Undang PPN, buku tidak termasuk dalam daftar barang tertentu yang dikecualikan dari pengenaan PPN sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 UU PPN. Konsekuensinya, setiap pembelian buku pada dasarnya akan dikenakan

Read More »