Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Mengulas Analisis SWOT bagi Perusahaan

Oleh: Affin Jaffar Umarovic

Dewasa ini banyak  masyarakat yang berusaha untuk menjalankan berbagai jenis bisnis, mulai dari makanan, minuman, dan lain lainnya. Menjalankan bisnis memerlukan sebuah perencanaan, dimana tidak hanya melakukan penghitungan modal, jenis produk yang akan diperjualbelikan, namun juga perlu melakukan berbagai hal lainnya, termasuk salah satunya analisis SWOT.

SWOT merupakan singkatan dari Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats. Analisis SWOT adalah suatu Teknik perencanaan strategi untuk mengevaluasi kekuatan (strength), kelemahan (Weakness), Peluang(Oppurtunities), dan Ancaman (Threats) dalam suatu proyek usaha.

Hal ini sangatlah penting untuk dilakukan bagi perusahaan untuk menentukan penyusunan strategi, penjualan produk, maupun ide bisnis baru. Metode ini juga dapat digunakan bagi perusahaan atau urusan bisnis yang berguna untuk memulai karir baru bisnis anda.

Strength berkaitan erat dengan kekuatan yang dimiliki pada lingkungan internal usaha suatu oraganisasi atau sebuah usaha yang bersifat unggul dibandingkan dengan suatu organisasi lainnya. Contohnya  seperti kualitas produk, desain yang menarik, harga yang kompetitif dan berbagai faktor kekuatan lainnya.

Weakness selanjutnya merupakan sebuah kelemahan dari dalam lingkunan internal sebuah perusahaan atau organisasi yang menjadi kelemahan dan memiliki kecenderungan untuk menghambat segala bentuk capaian yang diinginkan sebuah perusahaan. Contohnya seperti sulitnya mencari SDM yang berkualitas, bahan produksi dengan harga tinggi, dan brand yang belum terkenal.

Opportunity dapat diartikan sebagai kesempatan atau peluang yang datang dari lingkungan eksgternal sebuah organisasi atau perusahaan yang membawa pengaruh positif dalam mencapai tujuan dan keinginan perusahaan. Contoh rendahnya tingkat persaingan, kebutuhan produk yang tinggi, dan banyaknya pilihan pemasok bahan baku.

Threat selanjutnya merupakan ancaman yang datang dari lingkungan eksternal sebuah perusahaan dan secara langsung dan tidak lansung memberikan hambatan begi perusahaan untuk dapat mencapai keinginannya. Contoh ketatnya persaingan, harga produk kompetitor yang lebih murah, dan sukarnya pasokan bahan baku.

Sebelum mengetahui keempat faktor diatas tentu terdapat metode analisis SWOT yang tepat untuk menemukan hal-hal sebagaimana telah dijelaskan diatas. Berikut merupakan tahapan yang tepat dalam membuat analisis SWOT yang benar.

  1. Menyiapkan data-data yang dibutuhkan
  2. Bersikap objektif dan realistis
  3. Melakukan proses penyusunan bersama dengan internal tim
  4. Mengajukan solusi serta saran atas temuan dan analisis SWOT

Adapun beberapa keluaran yang perlu dilakukan pengusaha setelah menentukan SWOT adalah  sebagai berikut:

1.bagaimana kekuatan (Strengths) mampu mengambil peluang keuntungan dari sebuah peluang (Opportunities) Yang ada

2.Bagaimana cara mengatasi kelemahan (Weakness) yang mencegah keuntungan

3.Bagaimana kekuatan (Strengths) mampu menghadapi ancaman (Threats) yang ada

4.bagaimana cara mengatasi kelemahan (Weakness) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata untuk  menciptakan sebuah ancaman baru

Dengan melakukan metode diatas, anda dapat menentukan strategi penentu di masa depan demi kelansungan bisnis dan implementasi ssesuai dengan tujuan perusahaan. Selain itu perusahaan dapat  menentukan prioritas perusahaan, potensi market dan berbagai peluang lainnya.

***Disclaimer***

Recent Posts

Implikasi PMK Nomor 44 Tahun 2026 terhadap Karyawan Perusahan

IBX – Jakarta. Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 44/2026 yang mencabut PMK 229/2014, Kementerian Keuangan membatasi kategori kuasa Wajib Pajak menjadi Konsultan Pajak, Keluarga, dan Pihak Lain, di mana karyawan internal kini terklasifikasi sebagai Pihak Lain yang wajib memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) khusus kuasa untuk dapat mewakili perusahaan dalam

Read More »

Benarkah Pajak E-Commerce Baru Dipungut 2027? Ini Kata Purbaya

Pemerintah kembali menunda penerapan kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 bagi pedagang online melalui platform e-commerce. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebijakan tersebut baru akan diterapkan pada tahun depan, dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia. Kebijakan yang mengatur penunjukan marketplace sebagai pemungut PPh Pasal 22 tersebut sebelumnya dijadwalkan mulai

Read More »

Rencana Pajak Perhiasaan Berat Tertentu untuk Meminimalisir Praktik Penghindaran Bea Keluar Emas

IBX – Jakarta. Pemerintah mengungkap, bahwa terdapat praktik penghindaran pajak dalam skema ekspor emas dalam bentuk perhiasan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sedang memperketat Peraturan Menteri Keuangan terkait agar menutup celah yang dimanfaatkan melalui mengubah bentuk ekspor emas menjadi perhiasan Perubahan tersebut direncanakan melalui skema pengenaan pajak untuk perhiasaan dengan

Read More »