Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Bayar Pajak Kini Serba Online dan Mudah

IBX – Jakarta. Pajak online merupakan cara pembayaran pajak yang dilakukan secara digital, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pajak atau loket pelayanan. Sistem ini hadir sebagai bagian dari modernisasi perpajakan dan telah memiliki dasar hukum yang jelas melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Dengan sistem online, proses pembayaran menjadi lebih cepat, fleksibel karena bisa dilakukan kapan saja, serta meminimalkan kesalahan administrasi karena data tercatat otomatis. Tak heran jika layanan ini semakin diminati, terutama oleh generasi produktif yang menginginkan kepraktisan.

Kemudahan digitalisasi pajak juga terasa pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). PBB merupakan kewajiban tahunan bagi pemilik tanah dan bangunan dengan objek pajak yang cukup luas, mulai dari tanah, kebun, sawah, hingga rumah tinggal dan bangunan usaha. Jika sebelumnya pembayaran PBB identik dengan datang ke kelurahan atau bank daerah, kini prosesnya jauh lebih sederhana karena sudah dapat dilakukan secara online melalui layanan perbankan digital. Cara ini sangat membantu pemilik properti yang memiliki aktivitas padat dan ingin menghemat waktu.

Hal serupa berlaku pada Pajak Kendaraan Bermotor yang wajib dibayarkan setiap tahun oleh pemilik motor maupun mobil. Pajak ini dikelola oleh pemerintah provinsi dan digunakan untuk mendukung pembangunan jalan serta fasilitas umum. Besaran pajak ditentukan berdasarkan nilai jual kendaraan dan dampak penggunaannya, dengan tarif kendaraan pertama berkisar antara 1-2% persen, sementara kendaraan kedua dikenakan tarif yang lebih tinggi. Berkat hadirnya layanan Samsat Digital Nasional, pembayaran pajak kendaraan kini bisa dilakukan tanpa harus antre panjang di kantor samsat.

Digitalisasi juga membuat pengelolaan Pajak Penghasilan menjadi lebih tertata. Pajak Penghasilan dikenakan atas berbagai jenis penghasilan, seperti gaji, honor, bonus, hingga keuntungan usaha. Salah satu yang paling umum adalah PPh Pasal 21 bagi pekerja. Melalui sistem online, penghitungan dan pembayaran pajak menjadi lebih rapi, transparan, dan mudah dipantau. Bagi pekerja muda, kemudahan ini turut membantu membangun kebiasaan taat pajak sejak awal karier.

Dalam aktivitas sehari-hari, masyarakat juga tidak lepas dari Pajak Pertambahan Nilai atau PPN yang dikenakan atas pembelian barang dan jasa dengan tarif sebesar 11%. Meskipun konsumen tidak menyetorkan PPN secara langsung, seluruh proses pencatatan dan pelaporannya dilakukan secara digital oleh pengusaha kena pajak. Sistem ini membuat transaksi lebih transparan dan terdokumentasi dengan baik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perpajakan terus meningkat.

Selain itu, kebijakan terbaru terkait Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor juga membawa angin segar bagi masyarakat. Sejak 5 Januari 2025, BBNKB untuk kendaraan bekas resmi dihapus sebagai objek pajak. Dengan demikian, pembeli kendaraan bekas tidak lagi dibebani pajak tersebut dan hanya perlu mengurus biaya administrasi. Proses pengurusan pun semakin mudah karena banyak daerah telah menerapkan layanan digital, sehingga kebijakan ini dinilai mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong tertib administrasi.

Sumber : 5 Jenis Pajak yang Bisa Dibayar Online, Praktis untuk Kamu yang Malas Antri

Recent Posts

Pemerintah Siap Terapkan PPh Pasal 22 pada Transaksi Marketplace Mulai Juli 2026

IBX – Jakarta. Pemerintah Indonesia dijadwalkan mulai menerapkan kebijakan penunjukan penyedia marketplace sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas penghasilan yang diperoleh pedagang online dalam negeri mulai tanggal 1 Juli 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa langkah ini bukanlah pemberlakuan pajak baru. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan

Read More »

Optimalisasi Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak, Kini DJP Mengintegrasikan Coretax dengan Data Konsumsi Listrik

IBX – Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terus memperkuat kapabilitas pengawasan perpajakan melalui integrasi Core Tax Administration System (Coretax) dengan berbagai sistem informasi milik institusi eksternal. Saat ini, sistem administrasi perpajakan tersebut telah terhubung secara komprehensif dengan basis data pelanggan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor

Read More »

Purbaya Tegaskan Patriot Bond Tak Sama dengan Tax Amnesty

IBX – Jakarta. Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang memberikan perlindungan dari tuntutan pidana, perpajakan, dan gugatan perdata bagi investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond memicu kekhawatiran di tengah publik. Pasalnya, data dan informasi yang bersumber dari pembelian instrumen tersebut juga tidak dapat dijadikan dasar pengenaan pajak

Read More »