Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Perencanaan Strategis Tingkat Perusahaan

Oleh: Affin Jaffar Umarovic

Edited: Hani Alfiyyah Purnomo

Dalam prakteknya, manajemen terlibat dalam tiga jenis atau tingkat perencanaan strategis, yaitu:

  1. perencanaan strategis tingkat perusahaan;
  2. perencanaan strategis unit bisnis (atau kompetitif); dan
  3. strategis fungsional (atau departemen)

Perencanaan Strategis Tingkat Perusahaan

Bagaimana strategi setiap perusahaan untuk menjawab pertanyaan

“Bisnis apa yang akan kita masuki?”

Secara khusus, perencanaan strategis perusahaan digunakan untuk mengidentifikasi secara keseluruhan portofolio bisnis perusahaan dan bagaimana bisnis ini saling berhubungan satu sama lain. Jenis-jenis strategi perusahaan diantaranya:

  1. Strategi perusahaan konsentrasi (1 produk dalam 1 pasar)
  2. Strategi perusahaan diversifikasi
  3. Strategi perusahaan integrasi vertikal (produksi bahan baku sendiri atau menjual produk secara langsung)
  4. Strategi perusahaan konsolidasi

Perencanaan Strategis Fungsional (atau Departemen)

Manajemen biasanya mengadopsi salah satu atau lebih dari tiga strategi persaingan strategis fungsional atau departemen, yakni: 1) standar kepemimpinan biaya; 2) diferensiasi; dan 3) strategi fokus untuk mencapai keunggulan kompetitif.

  1. Kepemimpinan biaya, yakni berarti menjadi pemimpin berbiaya rendah dalam suatu industri, contohnya seperti Walmart
  2. Diferensiasi, yakni perusahaan berusaha untuk menjadi unik di industrinya sepanjang  dimensi yang secara luas dihargai oleh pembeli
  3. Strategi fokus melayani pasar, yakni dengan menawarkan produk atau layanan yang tidak dapat diperoleh pelanggan mereka dari pesaing umum

Setiap departemen harus beroperasi dalam kerangka strategi persaingan bisnisnya. Maka, strategi fungsional mengidentifikasi apa yang setiap departemen harus lakukan untuk membantu bisnis  mencapai tujuan strategisnya.

Contoh:

P&G untuk membuat produk Oil of Olay-nya menjadi merek papan atas, bagian pengembangan produk, produksi, pemasaran, penjualan, dan sumber daya manusia harus terlibat dalam kegiatan yang konsisten dengan misi berkualitas tinggi.

Peran Manajer dalam Perencanaan Strategis

Peran utama manajer dalam perencanaan strategis adalah merancang rencana strategis perusahaan secara keseluruhan karena tugas tersebut termasuk sebagai tanggung jawab manajemen puncak. Namun, beberapa eksekutif puncak merumuskan rencana strategis tanpa masukan manajer tingkat yang lebih rendah. Tidak ada yang tahu lebih banyak tentang tekanan persaingan perusahaan, produk dan tren industri, dan kemampuan karyawan daripada manajer departemen perusahaan.

Contoh:

Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) berada dalam posisi yang baik untuk memasok “kecerdasan kompetitif” mengenai informasi  tentang pesaing. Detail mengenai rencana insentif pesaing, survei pendapat karyawan tentang keluhan pelanggan, dan informasi tentang undang-undang yang tertunda seperti undang-undang ketenagakerjaan adalah salah satu contoh bahwa manajer SDM juga harus paham informasi tentang kekuatan dan kelemahan karyawan perusahaan mereka sendiri. Dalam prakteknya, merancang rencana strategis perusahaan secara menyeluruh melibatkan banyak diskusi antara manajer tingkat atas dan bawah Para manejer puncak kemudian menggunakan informasi ini untuk merumuskan rencana strategis mereka.

***Disclaimer***

Recent Posts

Ketentuan Pembebanan Biaya Jamuan (Entertainment) dalam Penghitungan Pajak Penghasilan Badan

IBX – Jakarta. Dalam operasional bisnis, Wajib Pajak kerap melaksanakan berbagai strategi untuk memaksimalkan luaran (output) demi mencapai tujuan entitas. Salah satu praktik bisnis yang lazim dilakukan untuk menjaga kelancaran hubungan komersial adalah pemberian fasilitas jamuan atau hiburan (entertainment) kepada relasi usaha maupun lawan transaksi. Fasilitas ini umumnya mencakup kegiatan

Read More »

DJP Waspadai Dampak Penundaan GMT terhadap Penerimaan Negara

IBX – Jakarta. Terkait implementasi pajak minimum global, Direktur Perpajakan Internasional DJP, Dwi Astuti, menjelaskan bahwa Pilar Dua berfungsi sebagai mekanisme pengenaan top-up tax. Ia menekankan bahwa apabila Indonesia tidak memanfaatkan atau tidak berpartisipasi dalam komitmen Pilar Dua, maka negara berpotensi kehilangan hak atas penerimaan yang berasal dari skema pajak

Read More »

Reformasi Ekspor SDA Melalui Danantara

IBX – Jakarta. Pemerintah mengambil langkah ekstrem untuk mengamankan pundi-pundi negara. Mulai pertengahan tahun ini, tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA) strategis nasional bakal dirombak total. Strateginya? Pemerintah melarang keras perusahaan swasta mengekspor langsung komoditas premium seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferro alloys).

Read More »