Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Bagaimana Auditor Memeriksa Utang Beban Gaji dan Upah?

Utang beban gaji dan upah timbul apabila upah pegawai untuk jam kerja pada hari-hari terakhir sebelum penutupan buku belum dibayar perusahaan, sampai periode berikutnya. Pegawai yang dibayar atas gaji bulanan biasanya telah menerima seluruh gajinya, kecuali untuk upah atas kerja lembur yang dilakukan pada hari-hari terakhir sebelum penutupan buku, tetapi kadang-kadang terdapat upah untuk para pekerja yang di-bayar atas dasarjam kerja belum dibayar sampai dengan tanggal neraca.

Pisah batas yang benar dan ketelitian penetapan utang gaji dan upah tergantung pada kebijakan perusahan yang harus dilkuti secara konsisten dari tahun ke tahun. Beberapa perusahaan menghitung jam sesungguhnya yang merupakan pendapatan karyawan pada periode ini dan dibayar pada periode berikutnya, sedang perusahaan yang lain mentapkannya dengan cara diperkirakan. Sebagai contoh penetapan dengan cara diperkirakan, misalnya pembayaran yang dilakukan pada periode berikutnya terdiri dari 3 hari kerja untuk tahun ini dan 2 hari untuk tahun berikutnya, maka diperkirakan 60% dari pembayaran kotor yang dilakukan pada periode berikutnya merupakan utang gaji/upah yang ada pada akhir periode ini.

Setelah auditor menentukan kebijakan perusahaan untuk menetap-kan utang gaji/upah dan mengetahui bahwa hal itu konsisten dengan tahun sebelumnya, maka prosedur yang tepat untuk menguji pisah batas dan ketelitian adalah dengan melakukan perhitungan ulang (rekalkulasi) atas perhitungan utang yang telah dilakukan klien. Kemungkinan besar kesalahan penyajian yang signifikan dalam neraca terjadi sebagai akibat kekeliruan dalam memasukkan jumlah hari yang seharusnya teiah menjadipenghasilan karyawan tetapi belum dibayar.

*Disclaimer*

Sumber: Jusup, Al. Haryono. Auditing Edisi II (Pengauditan Berbasis ISA)

Recent Posts

Otoritas Italia Investigasi Pajak Penghasilan Pembalap Formula 1 

IBX – Jakarta. Formula 1, sebuah salah satu ajang balapan olahraga dengan nilai bisnis miliaran dolar di investigasi terkait potensi tunggakan pajak di Italia yang belum dibayarkan. Sirkuit Italia rutin ada pada kalender  F1 setiap tahunnya, seperti Monza dan Imola. Otoritas pajak Italia melalui Guardia di Finanza sedang melakukan investigasi

Read More »

Isu Baru: Pemerintah Pertimbangkan Pajak Kendaraan Listrik

Mobil listrik berpotensi menjadi pendorong baru bagi pertumbuhan industri otomotif. Prospek penjualannya diperkirakan akan semakin meningkat, terutama setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi yang membuat konsumen mulai beralih ke alternatif yang lebih efisien. Selain itu, perbedaan harga antara kendaraan listrik dan mobil berbahan bakar konvensional (ICE) kini semakin tipis, sehingga lebih

Read More »

Optimalisasi Penerimaan Negara melalui Penguatan Pajak High Wealth Individual dalam Rencana Strategis DJP 2025–2029

IBX – Jakarta. Melalui pengesahan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak (DJP) 2025–2029 yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-252/PJ/2025, Pemerintah Indonesia secara formal mempertegas komitmennya dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan basis pajak kelompok High Wealth Individual (HWI). Kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target fiskal secara

Read More »