Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Definisi akuntansi dalam aspek bisnis

Oleh: Affin Jaffar Umarovic

Akuntansi adalah sistem informasi keuangan yang memberikan informasi kepada pembacanya.

Didalam akuntansi terdapat tiga aktivitas, yaitu identifikasi, pencatatan dan komunikasi terkait kejadian ekonomi dari suatu organisasi kepada pihak yang berkepentingan.

  1. Identifikasi (Identification)

Perusahaan melakukan identifikasi atau memilih kejadian-kejadian ekonomi (Economic events) yang relevant dengan bisnisnya, Kejadian ekonomi adalah kejadian yang memiliki nilai moneter (monetary value). Contoh: Menjual produk/jasa ke pembeli, membayar gaji karyawan, membeli mesin pabrik dan sebagainya

  1. Pencatatan (Recording)

Proses pencatatan dari kejadian ekonomi ke dalam jurnal secara sistematisnya, kronologis sesuai urutan kejadian, dan dapat diukur dalam satuan mata uang.

  1. Komunikasi (Communication)

Mengumpulkan informasi kepada pihak yang berkepentingan dalam bentuk laporan akuntansi( Laporan keuangan). Elemen terpenting dalam mengkomunikasikan kejadian ekonomi tersebut adalah kemampuan dalam menganalisis dan menginterpretasikan informasi yang di dapat didalam laporan.

Pengguna Laporan keuangan

Pengguna laporan keuangan terdiri dari internal user dan external user.

  • Internal user ialah individu atau unit yang berada di dalam perusahaan yang memerlukan informasi akuntansi untuk merencanakan, mengorganisasikan, dan menjalankan bisnis. Contoh dari internal user beserta kegunaannya yatu:
·               Internal user ·    Kegunaan data akuntansi
· Finance ·  Mengetahui kondisi/Kesehatan perusahaan untuk melakukan keputusan seperti apakah memiliki kecukupan dana dalam melakukan investasi, pembayaran dividen. Pembayaran hutang bank atau lain sebagainya.
· Marketing ·    Menganalisis harga jual apakah mampu meningkatkan laba perusahaan atau tidak.
· Human resources ·   Mengetahui apakah perusahaan bisa menaikan gaji karyawan dan membagikan THR untuk karyawannya
· Management Melihat produk dari perusahaan yang menghasilkan profi paling besar, menganalisis lini produk yang harus dieliminasi

Asumsi yang menyatakan bahwa transaksi yang telah dicatat adalah transaksi yang dapat diekpresikan dengan mata uang. Uang merupakan alat ukur dari aktivitas ekonomi dan menyediakan suatu dasar untuk pengukuran dan Analisa akuntansi. Nilai uang merupakan alat yang paling efektif untuk menggambarkan kenaikan/ penurunan aktifitas perusahaan.

Economic Entity Asumption

Asumsi yang mensyaratkan adanya pemisahan kegiatan perusahaan dengan keuangan pribadi pemilik.

Terdapat tiga jenis perusahaan menurut asumsi ini, yaitu:

1. Proprietorship (Perusahaan perorangan)

Perusahaan yang dikelola sendiri bisa dengan ketentuan bantuan keluarga atau teman dekat sehingga keuntungan atau kerugian yang terjadi ditanggung sendiri. Bila perusahaan mempunyai banyak hutang bank maka bila kekayaan perusahaan tidak mencukupi untuk membayar hutang maka kekayaan pribadi pemilik dapat digunakan untuk membayar hutang. Skala bisnisnya biasanya kecil.

2. Partnership (Perusahaan persekutuan)

Perusaaan yang didirikan 2 orang atau lebih untuk menjalankan usaha biasanya umum untuk para professional seperti konsultan hukum, kantor akuntan, klinik dokter tapi bisa juga untuk agen atau distributor yang menjual merchandise inventory, Laba atau rugi yang terjadi disetiap periode akuntansi dibagi sesuai perjanjian diawal pendirian persekutuan. Skala bisnisnya biasanya kecil.

3. Corporation (Perusahaan korporasi)

Perusahaan yang modalnya terjadi dari saham-saham. Pendirian korporasi diatur oleh badan hukum dan korporasi harus menaati peraturan yang telah ditetapkan, adanya pemisahan kekayaan perusahaan dan kekayaan pribadi para pengelolanya, Skala bisnisnya besar, biasanya perusahaan multinasional.

*** Disclaimer ***

Recent Posts

Ketentuan Pembebanan Biaya Jamuan (Entertainment) dalam Penghitungan Pajak Penghasilan Badan

IBX – Jakarta. Dalam operasional bisnis, Wajib Pajak kerap melaksanakan berbagai strategi untuk memaksimalkan luaran (output) demi mencapai tujuan entitas. Salah satu praktik bisnis yang lazim dilakukan untuk menjaga kelancaran hubungan komersial adalah pemberian fasilitas jamuan atau hiburan (entertainment) kepada relasi usaha maupun lawan transaksi. Fasilitas ini umumnya mencakup kegiatan

Read More »

DJP Waspadai Dampak Penundaan GMT terhadap Penerimaan Negara

IBX – Jakarta. Terkait implementasi pajak minimum global, Direktur Perpajakan Internasional DJP, Dwi Astuti, menjelaskan bahwa Pilar Dua berfungsi sebagai mekanisme pengenaan top-up tax. Ia menekankan bahwa apabila Indonesia tidak memanfaatkan atau tidak berpartisipasi dalam komitmen Pilar Dua, maka negara berpotensi kehilangan hak atas penerimaan yang berasal dari skema pajak

Read More »

Reformasi Ekspor SDA Melalui Danantara

IBX – Jakarta. Pemerintah mengambil langkah ekstrem untuk mengamankan pundi-pundi negara. Mulai pertengahan tahun ini, tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA) strategis nasional bakal dirombak total. Strateginya? Pemerintah melarang keras perusahaan swasta mengekspor langsung komoditas premium seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferro alloys).

Read More »