Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Definisi,tujuan, keuntungan dan kerugian Franchise/waralaba

Oleh Affin Jaffar Umarovic

 

Franchise(waralaba) adalah hak untuk menggunakan nama bisnis tertentu dan menjual produk atau jasanya dalam sebuah territorial tertentu. Pada dasarnya, Perjanjian waralaba adalah sebuah perjanjian di mana seseorang dengan ide bagus untuk bisnis(pewaralaba) menjual hak untuk menggunakan nama bisnis tersebut dan untuk menjual produk atau jasa kepada orang lain(terwalaba) dalam sebuah territorial tertentu.

 

  1. Keuntungan waralaba:
  2. Bantuan manajemen dan pemasarn, dibandingkan dengan seseorang yang memulai bisnis dari awal, terwaralaba biasanya mempunyai kesempatan yang jauh lebih besar untuk berhasil, karena ia mempunyai produk yang telah mapan, bantuan dalam memilih lokasi dan promosi dan bantuan dalam semua tahap operasinya.
  3. Kepemilikan pribadi, sebuah operasi waralaba adalah tetap bisnis anda, dan anda menikmati sebanyak insentif dan laba seperti pemilik tunggal lainnya
  4. Nama yang sudah dikenal secara nasional dan bahkan internasional, dengan waralaba yang telah mapan, Anda mendapatkan oengakuan dan dukungan instan dari sebuah kelompok produk dengan pelanggan yang telah mapan di seluruh dunia.
  5. Nasional dan bantuan finansial, terwaralaba mendapatkan bimbingan berharga serta nasihat secara berkala dari orang- orang yang mempunyai keahlian dalam bidang ini.
  6. Tingkat kegagalan yang rendah, menurut sejarah tingkat kegagalan untuk waralaba adalah lebih rendah dibandingkan dengan ventura bisnis lainnya .

 

 

  • Rugi ketika salah memilih franchise karena di awal kita sudah menyetor franchise fee yang lumayan besar.
  • Keuntungan yang diperoleh oleh beberapa penyedia waralaba menetapkan bagi hasil.
  • Beberapa penyedia franchise tidak banyak membantu dalam mengembangkan bisnis, mereka hanya memberikan konsep, transfer konsep tetapi tidak bertanggung jawab atas kesuksesan bisnis, mereka lepas tangan untuk perjalanan bisnis berikutnya.
  • Jika bisnis utama mendapat masalah, itu akan mempengaruhi bisnis waralaba lainnya.

Oleh karena itu, ketika kamu memutuskan untuk menjalankan bisnis waralaba, kamu harus mempelajari manfaat dan dukungan apa yang diberikan oleh penyedia waralaba, peran yang diberikan oleh penyedia waralaba harus besar dan kita sangat membutuhkannya karena kita tidak dapat melakukannya sendiri apalagi jika tidak memiliki pengalaman di bidang tersebut.

Bisnis dalam bentuk sistem franchise lebih disukai dan dipilih oleh masyarakat saat ini. Selain untuk menjalankan bisnis sangat mudah dan menguntungkan terutama bagi pemula.

Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk memulai bisnis hingga menjadi wirausahawan yang sukses.

Ada beberapa keuntungan ketika menjalankan bisnis franchise ini yaitu:

1). Menurunkan Risiko Kegagalan

Faktor yang sangat sering dirasakan oleh para pemula dalam dunia bisnis adalah kegagalan. Mengingat persaingan dalam dunia bisnis cukup tinggi dan ketat. Kegagalan dalam dunia bisnis biasanya adalah kehabisan modal yang cukup banyak.

Karena pemasukan dan pengeluaran tidak seimbang. Dalam sistem waralaba, tentunya resiko kegagalan ini akan lebih kecil. Apalagi kalau kamu menjual produk yang sudah terkenal di masyarakat sehingga akan lebih mudah untuk dipasarkan.

Selain itu, pemilik merk yang kamu jual juga akan memberikan tips untuk bisnis yang akan kamu jalankan.

2). Mempermudah Operasional Usaha

Dalam menekuni bisnis waralaba artinya akan lebih mudah bagi kita untuk menjalankan operasional karena segala kebutuhan telah disiapkan oleh pemilik (franchisor).

Misalnya gerobak, bumbu-bumbu, bahan-bahan, spanduk dan perlengkapan lainnya yang menunjang berjalannya suatu usaha. Jadi, tugas kita adalah menjualnya ke konsumen.

3). Lebih Efisien

Jika kita memulai bisnis dengan nama sendiri dari awal maka kita harus siap dengan segala macam kebutuhan.

Mulai dari biaya, waktu dan tenaga untuk mempromosikan produk kami. Tentu semua itu membutuhkan proses yang panjang dan benar-benar memakan banyak waktu.

4). Lebih mudah menarik konsumen

Melakukan sistem waralaba dengan menjual produk yang sudah dikenal masyarakat tentu jauh lebih mudah.

Apalagi sistem waralaba yang akan dijalankan sudah memiliki kualitas produk yang sangat baik, serta sistem pelayanan yang memuaskan.

Recent Posts

Freeport Sumbang Hampir Rp70 Triliun, Pajak hingga Royalti Jadi Andalan

Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 perusahaan menyumbangkan sekitar US$4,3 miliar kepada negara, atau setara hampir Rp70 triliun. Ia merinci, kontribusi tersebut bersumber dari kewajiban fiskal dan pembagian keuntungan perusahaan. Setoran pajak menjadi porsi terbesar dengan nilai sekitar US$2 miliar (Rp32 triliun), diikuti penerimaan negara

Read More »

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak melalui Audit dan Reformasi Regulasi

IBX – Jakarta. Pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi) seiring meningkatnya nilai klaim dalam beberapa tahun terakhir. Langkah ini dilakukan melalui audit menyeluruh, perluasan pengawasan lintas lembaga, serta pembaruan regulasi guna memastikan penerimaan negara tetap terjaga. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada

Read More »