Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Digitalisasi Pajak Dipercepat, Coretax Akan Aktif Sepenuhnya Akhir Pekan Ini

IBX – Jakarta. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan sistem administrasi perpajakan terintegrasi atau Coretax System akan siap beroperasi sepenuhnya pada akhir pekan ini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kementerian Keuangan untuk memperkuat penerimaan pajak melalui pemanfaatan teknologi informasi yang lebih canggih dan efisien.

“Ke depan, kita akan menerapkan IT yang lebih canggih lagi. Saya harapkan akhir minggu ini Coretax sudah siap, supaya pengelolaan pajak bisa makin efisien dan penerimaan meningkat,” ujar Purbaya usai menghadiri sidang kabinet paripurna memperingati satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Coretax sebelumnya telah diluncurkan tahun lalu dan mulai digunakan secara terbatas oleh sebagian wajib pajak (WP) dalam pelaporan pajak 2024. Namun, pada periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahun pajak 2025 yang akan dilakukan tahun depan, seluruh WP akan diwajibkan menggunakan sistem baru ini.

Menurut Purbaya, implementasi Coretax menjadi salah satu upaya utama untuk memperkuat basis data, mempercepat proses pelaporan, dan meningkatkan transparansi. Ia optimistis sistem digital yang lebih efisien akan memperbaiki pengawasan kepatuhan pajak. “Kalau sistemnya makin efisien, penerimaan pajak juga bisa meningkat,” tambahnya.

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan, Yon Arsal, menuturkan bahwa tahap aktivasi akun Coretax akan dilakukan secara bertahap mulai akhir tahun ini. Wajib pajak akan diminta membuat kode sandi (password) dan kode frasa (passphrase) untuk mengakses akun mereka. “Cuma beberapa langkah saja, dan setelah aktivasi, WP sudah bisa melakukan transaksi, termasuk pengisian SPT,” jelas Yon dalam acara Media Gathering APBN 2026 di Bogor, Jumat (10/10/2025).

Sebelumnya, penggunaan Coretax masih terbatas pada perusahaan pemotong dan pemungut pajak yang menerbitkan faktur elektronik. Namun, mulai Maret 2026, seluruh wajib pajak orang pribadi maupun badan akan beralih sepenuhnya ke sistem baru ini. DJP dan Kemenkeu pun terus melakukan sosialisasi untuk memastikan semua WP memahami cara aktivasi dan pelaporan di platform tersebut.

Selain memperkuat sisi administrasi, Purbaya juga menegaskan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi nasional akan menjadi kunci utama untuk meningkatkan penerimaan pajak. Pemerintah, katanya, terus memberikan dukungan kepada sektor riil agar ekspansi ekonomi bisa berlanjut dan berdampak langsung terhadap penerimaan negara.

Sumber: Coretax Bakal Siap Akhir Pekan Ini, Catat Janji Menkeu Purbaya

Recent Posts

Simultaneous Tax Examination sebagai Langkah Kolaboratif Mencegah Sengketa Transfer Pricing

IBX – Jakarta. OECD menyebutkan terdapat 3 (tiga) cara pertukaran informasi yaitu on request exchange of information. spontaneous exchange of information, dan automatic or routine exchange of information. Terdapat pula cara pertukaran informasi yang lain, yaitu simultaneous tax examinations, visit of authorized representatives of the competent authorities, dan industry wide

Read More »

Tembus 1,15 Juta Wajib Pajak: Realisasi Pelaporan SPT Tahunan 2025 via Coretax per Februari 2026

IBX-Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat tingkat partisipasi yang signifikan dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2025. Per tanggal 2 Januari 2026, tercatat sebanyak 1.150.414 Wajib Pajak (WP) telah melaporkan kewajiban perpajakannya melalui sistem terbaru, Core Tax Administration System (Coretax). Sehubungan dengan implementasi penuh sistem ini, DJP menekankan agar seluruh

Read More »

Isu Pajak Jadi Sorotan, Nama Kim Seon Ho Ikut Terseret

IBX – Jakarta. Kim Seon Ho aktor dari negeri gingseng menjadi sorotan kembali setelah bermain K-Drama di bawah produksi Netflix yang berjudul Can This Love Be Translated? tuai perbincangan. Setelah artis Cha Eun Woo menjadi trending public belakangan terakhir karena isu pajak, nama Kim Seon-Ho terseret karena diduga melakukan isu

Read More »