Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Impor Nvidia Dibatasi AS, Pemerintah Tiongkok Support Data Centar Lokal dengan Pemberian Subsidi

IBX – Jakarta. Pemerintah Tiongkok memperketat langkah proteksionisme teknologinya dengan melarang penggunaan chip buatan asing pada fasilitas pusat data (data center) yang dibiayai negara. Kebijakan ini menjadi sinyal tegas Beijing untuk mencapai kemandirian semikonduktor di tengah perang dagang dan restriksi ekspor yang agresif dari Amerika Serikat (AS).

Langkah ini dinilai akan mengubah peta rantai pasok (supply chain) teknologi global secara fundamental, sekaligus memberikan tekanan berat bagi raksasa teknologi AS seperti Nvidia yang selama ini mendominasi pasar Tiongkok.

Berlakunya kebijakan tersebut memberikan dampak yang terasa di pangsa pasar chip asing untuk segmen Artifical Intelligence (AI) di Tiongkok merosot tajam. Sebaliknya, produsen domestik seperti Huawei, Cambricon, dan sejumlah startup lokal mendapatkan momentum besar untuk menguasai pasar dalam negeri.

Pemerintah Tiongkok menyadari bahwa transisi ini memiliki risiko teknis. Chip domestik saat ini masih tertinggal dalam hal efisiensi energi dibandingkan kompetitor asing. Untuk memitigasi lonjakan biaya operasional, pemerintah menawarkan insentif agresif berupa potongan biaya listrik hingga 50% bagi data center yang beralih ke produk lokal. Subsidi ini diharapkan dapat menjaga daya saing perusahaan pengguna layanan cloud dan AI lokal sembari menunggu matangnya teknologi dalam negeri.

Berbanding terbalik dengan Nvidia, kebijakan proteksionis ini merupakan “tamparan” keras di tengah upaya mereka mempertahankan relevansi di pasar Tiongkok. Secara historis, Tiongkok menyumbang porsi signifikan dari total pendapatan perusahaan asal Santa Clara tersebut.

Larangan pada proyek negara ini membuat strategi Nvidia yang sebelumnya merilis chip versi khusus (seperti seri H20) demi mematuhi sanksi AS namun tetap bisa berjualan di Tiongkok, menjadi kurang efektif. Potensi hilangnya miliaran dolar dari belanja infrastruktur negara Tiongkok tidak hanya menekan proyeksi pendapatan jangka pendek, tetapi juga mempercepat hilangnya cengkeraman ekosistem Nvidia di salah satu pasar AI terbesar dunia.

Sumber: “Ditendang China, Begini Nasib Manusia Rp 2.500 Triliun” dan “China offers big power subsidies to boost local AI chips at ByteDance, Alibaba, Tencent

Recent Posts

Pemerintah Siap Terapkan PPh Pasal 22 pada Transaksi Marketplace Mulai Juli 2026

IBX – Jakarta. Pemerintah Indonesia dijadwalkan mulai menerapkan kebijakan penunjukan penyedia marketplace sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas penghasilan yang diperoleh pedagang online dalam negeri mulai tanggal 1 Juli 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa langkah ini bukanlah pemberlakuan pajak baru. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan

Read More »

Optimalisasi Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak, Kini DJP Mengintegrasikan Coretax dengan Data Konsumsi Listrik

IBX – Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terus memperkuat kapabilitas pengawasan perpajakan melalui integrasi Core Tax Administration System (Coretax) dengan berbagai sistem informasi milik institusi eksternal. Saat ini, sistem administrasi perpajakan tersebut telah terhubung secara komprehensif dengan basis data pelanggan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor

Read More »

Purbaya Tegaskan Patriot Bond Tak Sama dengan Tax Amnesty

IBX – Jakarta. Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang memberikan perlindungan dari tuntutan pidana, perpajakan, dan gugatan perdata bagi investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond memicu kekhawatiran di tengah publik. Pasalnya, data dan informasi yang bersumber dari pembelian instrumen tersebut juga tidak dapat dijadikan dasar pengenaan pajak

Read More »