Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Pemerintah Perluas Insentif Pajak: Sektor Pariwisata Dapat PPh 21 DTP

Pemerintah resmi memperluas pemberian fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi karyawan sektor pariwisata, meliputi hotel, restoran, biro perjalanan (travel), hingga kegiatan MICE. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2025 dan mulai berlaku sejak tanggal 28 Oktober 2025.

Fasilitas ini merupakan perluasan dari regulasi sebelumnya yang hanya menyasar pekerja di sektor alas kaki, tekstil dan pakaian jadi, furnitur, serta kulit dan barang dari kulit. Dengan perluasan ini, pekerja sektor pariwisata yang memenuhi syarat kini ikut menikmati pembebasan PPh 21 DTP sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi nasional.

Penerima insentif adalah pegawai yang bekerja di perusahaan dengan kode klasifikasi lapangan usaha (KLU) yang tercatat di sistem Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Selain itu, penghasilan bruto maksimal yang dapat menikmati fasilitas ini adalah Rp 10 juta per bulan.

Adapun jangka waktu fasilitas dapat berbeda berdasarkan sektor:

  • Untuk sektor alas kaki, tekstil, furnitur, dan kulit: berlaku dari Januari hingga Desember 2025.
  • Untuk sektor pariwisata: diberlakukan mulai masa pajak Oktober hingga Desember 2025.

Pemberi kerja yang mengimplementasikan fasilitas ini wajib membuat bukti pemotongan serta melaporkan insentif yang diberikan. Selain itu, insentif yang diberikan kepada pegawai tidak akan dianggap sebagai penghasilan kena pajak.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor pariwisata yang terdampak pandemi dan perlambatan global. Pemerintah berharap pemberian insentif ini dapat meningkatkan daya beli pekerja, memperkuat sektor riil, dan menciptakan lapangan kerja.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan DJP akan terus memantau pelaksanaan fasilitas tersebut, termasuk kepatuhan perusahaan, akurasi data KLU, serta dampaknya terhadap penerimaan pajak secara keseluruhan. Penyesuaian mekanisme atau perpanjangan fasilitas pun dipertimbangkan ke depan.

Sumber: PPh 21 DTP Resmi Diperluas bagi Karyawan Sektor Pariwisata dan Perhotelan

Recent Posts

Simultaneous Tax Examination sebagai Langkah Kolaboratif Mencegah Sengketa Transfer Pricing

IBX – Jakarta. OECD menyebutkan terdapat 3 (tiga) cara pertukaran informasi yaitu on request exchange of information. spontaneous exchange of information, dan automatic or routine exchange of information. Terdapat pula cara pertukaran informasi yang lain, yaitu simultaneous tax examinations, visit of authorized representatives of the competent authorities, dan industry wide

Read More »

Tembus 1,15 Juta Wajib Pajak: Realisasi Pelaporan SPT Tahunan 2025 via Coretax per Februari 2026

IBX-Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat tingkat partisipasi yang signifikan dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2025. Per tanggal 2 Januari 2026, tercatat sebanyak 1.150.414 Wajib Pajak (WP) telah melaporkan kewajiban perpajakannya melalui sistem terbaru, Core Tax Administration System (Coretax). Sehubungan dengan implementasi penuh sistem ini, DJP menekankan agar seluruh

Read More »

Isu Pajak Jadi Sorotan, Nama Kim Seon Ho Ikut Terseret

IBX – Jakarta. Kim Seon Ho aktor dari negeri gingseng menjadi sorotan kembali setelah bermain K-Drama di bawah produksi Netflix yang berjudul Can This Love Be Translated? tuai perbincangan. Setelah artis Cha Eun Woo menjadi trending public belakangan terakhir karena isu pajak, nama Kim Seon-Ho terseret karena diduga melakukan isu

Read More »