Intercounbix Indonesia

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Proses Pengembangan produk baru

Oleh affin jaffar umarovic

 

Proses Pengembangan produk baru

Daripada meninggalkan produk baru secara kebutulan, perusahaan harus melakukan perencanaan produk baru yang kuat dan menyiapkan proses pengembangan produk baru yang sistematis dan didorong oleh pelanggan untuk menemukan dan menumbukan produk baru menunjukkan delapan Langkah dalam proses ini

 

Pembuatan ide( idea generation)

Pengembangan produk baru dimulai dengan  pembuatan ide  pencarian sistematis untuk ide sebuah produk baru, Sebuah perusahaan biasanya menghasilkan ratusan bahkan ribuan ide untuk menemukan beberapa ide yang bagus sumber utama ide produk baru meliputi sumber internal dan sumber eksternal seperti pelanggan, pesaing, distributor, dan pemasok

Sumber ide internal

Menggunakan sumber internal perusahaan dapat menemukan ide-ide baru melalui R&D formal

Diluar proses R&D internal, sebuah perusahaan dapat memilih otak orang-orang nya sendiri mulai dari eksekutif hingga tenaga penjualan hingga ilmuwan, insinyur, dan staf manufaktur. Banyak perusahaan telah berhasil mengembangkan jaringan sosial internal dan program intrapreneurial yang mendorong karyawan untuk mengembangkan ide produk baru.

Sumber ide eksternal

Perusahaan juga dapat memperoleh ide produk baru yang bagus dari sejumlah sumber eksternal. Misalnya distributor dan pemasok dapat menyumbangkan ide Distributor dekat dengan pasar dan dapat menyampaikan informasi tentang masalah konsumen dan kemungkinan produk baru Pemasok dapat memberi tahu perusahaan tentang konsep, Teknik, dan bahan baru yang dapat digunakan untuk mengembangkan produk baru

Pesaing adalah sumber penting lainnya perusahaan menonton iklan pesaing untuk mendapatkan petunjuk tentang produk baru mereka. Mereka membeli produk baru yang bersaing, memisahkannya untuk melihat cara kerjanya menganalisis penjualan mereka, dan memutuskan apakah mereka harus mengeluarkan poroduk baru mereka sendiri sumber ide lainnya termasuk majalah perdagangan, pertunjukan, situs web, dan seminar, agensi pemerintahan , agensi periklanan, perusahaan riset pemasaran, laboratorium universitas dan komersial dan penemu

Mungkin sumber ide produk baru yang paling penting adalah pelanggan itu sendiri Perusahaan dapat menganalisis pertanyaan dan keluhan pelanggan untuk menemukan produk baru yang dapat memecahkan masalah konsumen dengan lebih baik atau bisa mengajak pelanggan untuk berbagi saran maupun ide

Penjualan, biaya dan proyeksi keuntungan untuk produk baru untuk mengetahui apakah mereka memenuhi tujuan perusahaan, jika mereka melakukannya produk dapat pindah ke tahap pengembangan produk.

Untuk memperkirakan penjualan perusahaan dapat melihat Riwayat penjuaan produk sejenis dan melakukan survey pasar, kenudian dapat memperkirakan penjualan minimum dan maksimum untuk menilai kisaran risiko.

 

Pengembangan produk

Untuk banyak konsep produk baru produk mungkin hanya ada sebagai deskripsi kata, gambar atau mungkin tiruan kasar jika konsep produk lolos uji bisnis ia bergerak ke Pengembangan produk disini R&D Atau engineering mengembangkan konsep produk menjadi produk fisik Langkah pengembangan produk bagaimanapun sekarang membutuhkan lompatan besar dalam investasi ini akan menunjukkan apakah ide produk dapat diubah menjadi produk yang bisa ditetapkan.

Uji pemasaran ( test marketing)
Jika produk lulus uji konsep dan uji produk Langkah selanjutnya adalah uji pemasaran tahap dimana produk dan program pemasaran yang diusulkan diuji dalam pengaturan pasar yang realistis. Uji pemasaran memberikan pengalaman pemasar dengan memasarkan produk sebelum melakukan pengenalan penuh dengan biaya besar ini memungkinkan perusahaan menguji produk dan seluruh program pemasarannya strategi penargetan dan penentuan posisi, periklanan, distribusi, penetapan harga merek dan pengemasan serta tingkat anggaran

 

Komersialisasi(commercialization)

Uji pemasaran memberi manajemen informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan akhir tentang apakah akan meluncurkan produk baru jika perusahaan terus melakukan komersialisasi memperkenalkan produk baru ke pasar ia akan menghadapi biaya tinggi.

Perusahaan yang meluncurkan produk baru harus terlebih dahulu memutuskan waktu pengenalan jika produk akan memakan penjualan produk perusahaan lain, pengenalan mungkin tertunda jika produk dpat ditingkatkan lebih lanjut atau ekonomi sedang turun, perusahaan dapat menunggu hingga tahun berikutnya untuk meluncurkannya namun jika pesaing siap untuk memperkenalkan produk pesaing mereka sendiri, perusahaan dapat mendorong untuk memperkenalkan produk barunya lebih cepat.

 

Selanjutnya perusahaan harus memutuskan di mana akan meluncurkan produk baru dalam satu lokasi wilayah, pasar nasional atau pasar internasional beberapa perusahaam dapat dengan cepat memperkenalkan model bar uke pasar nasional penuh.

 

Mengelola pengembangan produk baru

Proses pengembangan produk baru menyoroti kegiatan penting yang diperlukan untuk menemukan, mengembangkan, dan memperkenalkan produk baru, Namun pengembangan produk baru melibatkan lebih dari sekedar melalui serangkaian Langkah perusahaan harus mengambil pendekatan holistic untuk mengelola proses ini pengembangan produk baru yang sukses membutuhkan upaya yang berpusat pada pelanggan, berbasis tim, dan sistematis

Pengembangan produk baru yang berpusat pada pelanggan

Di atas segalanya, pengembangan produk baru harus berpusat pada pelanggan saat melakukan pengembangan produk baru, perusahaan sering kali terlalu mengandalkan riset teknis di laboratorium R&D mereka tetapi seperti segala hal lainnya dalam pemasaran, pengembangan produk baru yang sukses dimulai dengan pemahaman menyeluruh tentang apa yang dibutuhkan dan di hargai konsumen  Pengembangan produk baru yang berpusat pada pelanggan  berfokus pada menemukan cara baru untuk memecahkan masalah pelanggan dan menciptakana pengalaman yang lebih memuaskan pelanggan.

Recent Posts

Memahami Pengertian dan Tujuan Koreksi

IBX-Jakarta. Wajib Pajak (WP) Badan diharuskan melaksanakan kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan pajak yang berlaku, termasuk penyampaian laporan keuangan sesuai dengan Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Read More »

Liabilitas Jangka Pendek

IBX-Jakarta. Utang merupakan kewajiban untuk membayar yang dicatat sebagai liabilitas (liability) oleh debitur. Liabilitas jangka panjang adalah utang dengan periode jatuh tempo lebih dari satu tahun

Read More »