Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Transformasi Pajak Indonesia: ADB Dorong Digitalisasi dan Kerjasama Internasional Demi Kesinambungan Fiskal!

IBX – Jakarta. Asian Development Bank (ADB) resmi memberikan pinjaman berbasis kebijakan senilai US$500 juta atau sekitar Rp8 triliun untuk memperkuat sistem perpajakan Indonesia melalui program Domestic Resource Mobilisation (DRM), yang merupakan bagian dari dukungan jangka panjang terhadap agenda reformasi fiskal nasional. Dukungan ini bertujuan memperkuat kapasitas pemerintah dalam mengelola pendapatan negara secara berkelanjutan, meningkatkan efisiensi administrasi pajak, serta menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil, transparan, dan modern. Melalui reformasi ini, ADB memperkirakan rasio penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dapat meningkat hingga 1,28 poin persentase pada tahun 2030, yang akan berdampak langsung terhadap peningkatan ruang fiskal bagi pembiayaan layanan publik dan pembangunan nasional. Salah satu elemen utama dari reformasi ini adalah implementasi sistem digital Coretax, yang diharapkan dapat menyederhanakan proses administrasi, mempercepat pelayanan, serta meningkatkan akurasi data untuk pengawasan dan penegakan kepatuhan pajak. Selain itu, ADB juga mendukung penguatan kerja sama internasional di bidang perpajakan, termasuk penerapan kerangka OECD/G20 Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) untuk menekan praktik penghindaran pajak oleh perusahaan multinasional. Reformasi ini juga mencakup upaya meringankan beban kepatuhan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha kecil dan menengah (UKM), melalui penyederhanaan proses restitusi PPN, digitalisasi layanan, dan peningkatan kualitas penyelesaian sengketa pajak. Dukungan ADB tersebut sejalan dengan strategi pemerintah Indonesia untuk memperluas basis pajak dan memperkuat ketahanan fiskal di tengah tantangan global, seperti perlambatan ekonomi dan ketidakpastian geopolitik. Dengan adanya reformasi menyeluruh ini, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan penerimaan pajak, tetapi juga membangun sistem perpajakan yang lebih efisien, berkeadilan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber: ADB Bantu Penguatan Sistem Perpajakan Dan Dukung Keberlanjutan Fiskal Indonesia.

Recent Posts

Otoritas Italia Investigasi Pajak Penghasilan Pembalap Formula 1 

IBX – Jakarta. Formula 1, sebuah salah satu ajang balapan olahraga dengan nilai bisnis miliaran dolar di investigasi terkait potensi tunggakan pajak di Italia yang belum dibayarkan. Sirkuit Italia rutin ada pada kalender  F1 setiap tahunnya, seperti Monza dan Imola. Otoritas pajak Italia melalui Guardia di Finanza sedang melakukan investigasi

Read More »

Isu Baru: Pemerintah Pertimbangkan Pajak Kendaraan Listrik

Mobil listrik berpotensi menjadi pendorong baru bagi pertumbuhan industri otomotif. Prospek penjualannya diperkirakan akan semakin meningkat, terutama setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi yang membuat konsumen mulai beralih ke alternatif yang lebih efisien. Selain itu, perbedaan harga antara kendaraan listrik dan mobil berbahan bakar konvensional (ICE) kini semakin tipis, sehingga lebih

Read More »

Optimalisasi Penerimaan Negara melalui Penguatan Pajak High Wealth Individual dalam Rencana Strategis DJP 2025–2029

IBX – Jakarta. Melalui pengesahan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak (DJP) 2025–2029 yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-252/PJ/2025, Pemerintah Indonesia secara formal mempertegas komitmennya dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan basis pajak kelompok High Wealth Individual (HWI). Kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target fiskal secara

Read More »