Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Segmentasi(Segmentation)

Oleh Affin Jaffar Umarovic

 

Segmentasi

Segmentasi adalah proses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen potensial, di mana setiap kelompok memiliki karakter yang sama dan cenderung memiliki perilaku pembelian yang sama. Tujuan dari segmentasi adalah untuk menganalisis pasar, untuk menemukan ceruk pasar dan untuk dapat mengembangkan persaingan bisnis.

Segmentasi pasar

Pembeli di pasar mana pun berbeda dalam keinginan, sumber daya, lokasi, sikap pembelian, dan praktik pembelian mereka, melalui segmentasi pasarm perusahaan membagi pasar yang besar dan beragam menjaedi segmen- segmen yang lebih kecil yang dapat dijangkau secara lebih efisien dan efektif dengan produk dan layanan yang sesuai dengna kebutuhan unuk mereka pada bagian ini, kita membahas empat topik segementasi penting segmentasi pasar konsumen, segmentasi pasar bisnis, segmentasi pasar internasional, dan persyaratan untuk segmentasi yang efektif.

 

Segmentasi Pasar konsumen

Tidak ad acara tunggal untuk melakukan pasar sesorang pemasar harus mencoba variable segmentasi yang berbeda sendiri dan dalam kombinasi untuk menemukan cara yang terbaik untuk melihat struktur pasar menguraikan variable yang mungkin digunakan dalam menyegmentasikan pada pasar konsumen. Di sini kita melihat variable geografis, demografis, psikografis, dan perilaku utama

 

Segmentasi geografis

Segmentasi geografis  membutuhkan pembagian pasar menjadi unit geografis yang berbeda, seperti negara, wilayah, negara bagian, kabupaten, kota atau bahkan lingkungan sebuah perusahaan dapat memutuskan untuk beroperasi di satu beberapa wilayah geografis atau beroperasi di semua wilayah tetapi memperhatikan perbedaan geografis dalam kebutuhan atau keinginan selain itu banyak perusahaan saat ini melokalkan produk, layanan, iklan, promosi, dan upaya penjualan mereka agar sesuai dengan kebutuhan masing- masing, wilayah, kota, dan lokalitas lainnya.

Segmentasi demografis

Segmentasi demografis pasar menjadi segmen berdasarkan variable seperti usia, tahap siklus hidup,jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, Pendidikan, agama, etnis dan demografis

Faktor demografis adalah basis yang popular untuk mengelompokkan kelompok pelanggan, salah satu alasannya adalah bahwa kebutuhan, keinginan, dan tingkat penggunaan konsumen sering kali sangat bervariasi dengan variable demografis lain bahwa variabel demograis lebih mudah diukur daripada banyak jenis variabel lajnnya  bahkan Ketika pemasar pertama kali mendefinisikan segmen menggunakan dasar lain seperti manfaat yang dicari atau perilaku mereka harus mengetahui karakteristik demografis segmen untuk menilai ukuran pasar sasaran dan menjangkaunnya secara efisien.

Segmentasi psikografis

Segmentasi psikografis membagi pembeli menjadi segmen yang berbeda berdasarkan gaya hidup atau karakteristik kepribadian orang- orang dalam kelompok demografis yang sama dapat  memiliki karakteristik psikografis yang sangat berbeda.

Occasions( Acara) pembeli dapat dikelompokkan menurut kesempatan Ketika mereka mendapatkan ide untuk membeli benar- benar melakukan pembelian atau manggunakan barang yang dibeli Segmentasi acara dapat membantu membangun penggunaan produk

 

Benefits Sought( Manfaat dicari) bentuk segmentasi yang kuat adalah mengelompokkan pembeli menurut berbagi manfaat yang mereka cari dari sesuatu produk segmentasi manfaat membutuhkan penemuaan manfaat utama yang dicari orang dalam kelas produk, jenis orang yang mencari setiap manfaat, dan merek utama yang memberikan setiap manfaat misalnya orang yang membeli sepeda mencari berbagai manfaat, mulai dari balap kompetitif dan kinerja olahraga hingga rekreasi kebugaran tur, transportasi, dan kesenangan biasa.

Recent Posts

Setara Dubai, Pemerintah Bakal Bentuk Pusat Finansial Internasional di Bali dengan Fasilitas Pajak Khusus

IBX – Jakarta. Pemerintah Indonesia tengah bersiap menggebrak panggung finansial global dengan merancang sebuah kawasan ekonomi khusus terintegrasi yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing tangguh bagi pusat keuangan di Dubai. Langkah besar ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah transformasi struktural yang telah memiliki fondasi hukum kuat melalui disahkannya Undang-Undang Nomor 4

Read More »

DJP Melakukan Pembaruan UI Coretax pada Juni 2026

IBX – Jakarta. Sistem Core Tax Administration System (Coretax) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah kembali beroperasi secara normal pasca-penghentian layanan sementara (downtime). Sebelumnya, otoritas pajak telah menginformasikan bahwa layanan Coretax akan dihentikan sementara terhitung sejak Jumat, 5 Juni 2026, pukul 18.00 WIB hingga Senin, 8 Juni 2026,

Read More »

DJP Melakukan Reaktivitasi Wajib Pajak Non-Effective Tahun 2026

IBX – Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terus mengintensifkan upaya perluasan basis pajak (tax base) guna mengamankan target penerimaan negara. Salah satu langkah strategis yang diimplementasikan adalah reaktivasi puluhan ribu Wajib Pajak yang sebelumnya berstatus Non-Efektif (NE) atau dormant. Secara konseptual, Wajib Pajak dormant merupakan subjek pajak yang

Read More »