Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Menghindari Sengketa Pajak: Cara Efektif Mitigasi Risiko Transfer Pricing

Sengketa pajak terkait transfer pricing kerap terjadi, terutama di kalangan perusahaan multinasional. Transfer pricing adalah praktik penetapan harga dalam transaksi antara perusahaan yang memiliki hubungan istimewa, seperti induk dan anak perusahaan di berbagai negara. Meskipun legal, praktik ini sering disalahgunakan untuk mengalihkan keuntungan ke yurisdiksi dengan pajak lebih rendah atau memindahkan biaya yang dapat dikurangkan ke negara dengan pajak lebih tinggi, sehingga mengurangi kewajiban pajak secara keseluruhan.

Untuk memitigasi risiko sengketa pajak akibat transfer pricing, perusahaan disarankan untuk mematuhi Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha (Arm’s Length Principle – ALP). Ini berarti harga atau laba yang ditetapkan dalam transaksi afiliasi harus sebanding dengan transaksi serupa yang dilakukan antara pihak-pihak independen. Siklus kepatuhan transfer pricing sebaiknya dirancang sejak awal, mencakup desain, implementasi, dokumentasi, dan evaluasi praktik transfer pricing sesuai regulasi yang berlaku.

Penyusunan dokumentasi yang kuat dengan analisis segregasi yang mendalam serta pengelolaan dokumen pendukung yang optimal sangat penting untuk menghadapi asesmen otoritas pajak. Pendekatan proaktif lainnya adalah memanfaatkan mekanisme Advance Pricing Agreement (APA), di mana perusahaan dan otoritas pajak menyepakati di muka metode penetapan harga transfer untuk transaksi afiliasi tertentu. Hal ini dapat memberikan kepastian dan melindungi perusahaan dari risiko fiskal yang signifikan di masa mendatang.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, perusahaan dapat meminimalkan risiko sengketa pajak terkait transfer pricing dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan yang berlaku.

Sumber : Begini Cara Mitigasi Risiko Sengketa Pajak Transfer Pricing (BISNIS.COM)

Recent Posts

Pemerintah Siap Terapkan PPh Pasal 22 pada Transaksi Marketplace Mulai Juli 2026

IBX – Jakarta. Pemerintah Indonesia dijadwalkan mulai menerapkan kebijakan penunjukan penyedia marketplace sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas penghasilan yang diperoleh pedagang online dalam negeri mulai tanggal 1 Juli 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa langkah ini bukanlah pemberlakuan pajak baru. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan

Read More »

Optimalisasi Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak, Kini DJP Mengintegrasikan Coretax dengan Data Konsumsi Listrik

IBX – Jakarta. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terus memperkuat kapabilitas pengawasan perpajakan melalui integrasi Core Tax Administration System (Coretax) dengan berbagai sistem informasi milik institusi eksternal. Saat ini, sistem administrasi perpajakan tersebut telah terhubung secara komprehensif dengan basis data pelanggan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor

Read More »

Purbaya Tegaskan Patriot Bond Tak Sama dengan Tax Amnesty

IBX – Jakarta. Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang memberikan perlindungan dari tuntutan pidana, perpajakan, dan gugatan perdata bagi investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond memicu kekhawatiran di tengah publik. Pasalnya, data dan informasi yang bersumber dari pembelian instrumen tersebut juga tidak dapat dijadikan dasar pengenaan pajak

Read More »