Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Minim Preseden dan Proses Panjang, AS Kritik Pengadilan Pajak di Indonesia

USTR Kembali Soroti Kendala Dagang di Indonesia, Fokus pada Sistem Pajak dan Cukai

IBX-Jakarta. Laporan tahunan 2025 National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers dari Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan AS di Indonesia. Salah satu perhatian utama adalah sistem perpajakan Indonesia yang dinilai tidak terbuka dan memperlakukan produk impor secara tidak adil.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa pelaku usaha AS terus menyampaikan kekhawatiran terhadap prosedur penilaian pajak yang dilakukan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Proses audit dinilai kompleks dan kurang transparan, disertai sanksi administratif yang tinggi, serta mekanisme penyelesaian sengketa pajak yang panjang tanpa adanya preseden hukum yang jelas di Pengadilan Pajak.

Selain pajak, kebijakan cukai terhadap minuman beralkohol juga menjadi sorotan. Produk impor disebut dikenakan tarif cukai jauh lebih tinggi dibandingkan produk lokal. Untuk minuman beralkohol berkadar 5% hingga 20%, tarif cukai impor 24% lebih tinggi, sedangkan untuk kadar 20% hingga 55%, selisih tarif mencapai 52%.

Kritik juga diarahkan pada kebijakan fiskal melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 110 Tahun 2018 yang menaikkan tarif PPh Pasal 22 atas lebih dari seribu jenis barang impor. Aturan ini kemudian diperbarui melalui PMK No. 41/2022 yang memperluas cakupan barang dan menetapkan tarif pajak hingga 10% untuk kategori tertentu.

Terakhir, laporan mencatat keluhan pelaku usaha mengenai sulitnya mendapatkan pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak. Proses restitusi yang lambat dan berbelit seringkali memakan waktu bertahun-tahun dan menuntut upaya administratif yang signifikan.

Sumber : Pengadilan Pajak Indonesia Dikritik AS: Minim Preseden dan Proses Panjang (KONTAN.CO.ID)

Recent Posts

Mobil listrik berpotensi menjadi pendorong baru bagi pertumbuhan industri otomotif. Prospek penjualannya diperkirakan akan semakin meningkat, terutama setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi yang membuat konsumen mulai beralih ke alternatif yang lebih efisien. Selain itu, perbedaan harga antara kendaraan listrik dan mobil berbahan bakar konvensional (ICE) kini semakin tipis, sehingga lebih

Read More »

Optimalisasi Penerimaan Negara melalui Penguatan Pajak High Wealth Individual dalam Rencana Strategis DJP 2025–2029

IBX – Jakarta. Melalui pengesahan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak (DJP) 2025–2029 yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-252/PJ/2025, Pemerintah Indonesia secara formal mempertegas komitmennya dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan basis pajak kelompok High Wealth Individual (HWI). Kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target fiskal secara

Read More »