Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Cara Auditor Dalam Memilih Sampel Acak Sederhana Dalam Audit

Dalam suatu sampel acak sederhana, setiap kombinasi unsur populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dimasukkan dalam sampel. Auditor menggunakan sampling acak sederhana apabila tidak ada kebutuhan untuk menekankan pada satu atau lebih tipe unsur populasi.

Sebagai contoh, auditor bermaksud untuk menetapkan sampel dan pengeluaran kas klien dalam setahun. Auditor bisa memilih suatu sampel secara acak yang terdiri dari 60 unsur dari jurnal penerimaan kas, menerapkan prosedur audit terhadap 60 unsur yang terpilih, dan menarik kesimpulan tentang seluruh transaksi pengeluaran kas yang dicatat dalam tahun tersebut.

Apabila auditor akan menggunakan sampel acak sederhana, la dapat menggunakan metoda tersebut apabila semua unsur dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama dalam pemilian. Misalkan auditor memutuskan untuk memilih suatu sampel dari total pengeluaran kas yang berjumlah 12.000 transaksi pada suatu tahun. Setiap transaksi yang terdapat dalam 12.000 transaksi tersebut mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih dalam sampel. Misalkan auditor akan memilin satu nomor acak antara 1 dan 12.000 dan terpilih nomor 3.895. Auditor akan memilin dan menguji hanya transaksi pengeluaran kas nomor 3.895. Untuk suatu sampel acak sebesar 100, setiap unsur populasi juga mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilin.

Nomor-nomor acak adalah serangkaian angka (digits) yang memiliki probabilitas yang sama untuk terjadi dalam jangka panjang dan tidak memiliki pola tertentu. Para auditor sering menghasilkan nomor-nomor acak dengan menggunakan salah satu dari tiga technik pemilihan sampel berbantuan komputer, yaitu; electronic spreadsheets, random number generators, dan generalized audit software.

Program komputer memberi sejumiah keuntungan yaitu: menghemar waktu, mengurangi kemungkinan auditor salah dalam memilin nomor, dan mendokumentasikan secara otomatis. Karena kebanyakan auditor memiliki akses ke komputer dan ke electronic spreadsheets atau random number generator programs, mereka biasanya leblh senang untuk menggunakan komputer yang menghasilkan nomor-nomor acak dibandingkan dengan menggunakan metoda pemilihan probabilistic lainnya.

Nomor-nomor acak bisa diperoleh dengan atau tanpa penggantian. Dengan penggantian berarti bahwa suatu elemen dalam populasi dapat dikutsertakan dalam sampel lebih dari satu kali. Dalam pemilihan tanpa penggantian, suat unsur hanya dapat dikutsertakan satu kali. Meskipun kedua pendekatan tersebut sejalan dengan teori statistik, namun auditor jarang menggunakan sampling dengan penggantian.

*Disclaimer*

Sumber: Jusup, Al. Haryono. Auditing Edisi II (Pengauditan Berbasis ISA)

Recent Posts

Implikasi PMK Nomor 44 Tahun 2026 terhadap Karyawan Perusahan

IBX – Jakarta. Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 44/2026 yang mencabut PMK 229/2014, Kementerian Keuangan membatasi kategori kuasa Wajib Pajak menjadi Konsultan Pajak, Keluarga, dan Pihak Lain, di mana karyawan internal kini terklasifikasi sebagai Pihak Lain yang wajib memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) khusus kuasa untuk dapat mewakili perusahaan dalam

Read More »

Benarkah Pajak E-Commerce Baru Dipungut 2027? Ini Kata Purbaya

Pemerintah kembali menunda penerapan kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 bagi pedagang online melalui platform e-commerce. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebijakan tersebut baru akan diterapkan pada tahun depan, dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia. Kebijakan yang mengatur penunjukan marketplace sebagai pemungut PPh Pasal 22 tersebut sebelumnya dijadwalkan mulai

Read More »

Rencana Pajak Perhiasaan Berat Tertentu untuk Meminimalisir Praktik Penghindaran Bea Keluar Emas

IBX – Jakarta. Pemerintah mengungkap, bahwa terdapat praktik penghindaran pajak dalam skema ekspor emas dalam bentuk perhiasan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sedang memperketat Peraturan Menteri Keuangan terkait agar menutup celah yang dimanfaatkan melalui mengubah bentuk ekspor emas menjadi perhiasan Perubahan tersebut direncanakan melalui skema pengenaan pajak untuk perhiasaan dengan

Read More »