Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Daftar Pembanding Eksternal untuk Uji Kewajaran Transaksi Afiliasi

IBX-Jakarta. Dalam memastikan kewajaran transaksi antar perusahaan afiliasi, penggunaan pembanding eksternal menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menilai apakah penetapan harga telah sesuai dengan prinsip pasar wajar, atau dikenal dalam dunia perpajakan sebagai Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha (PKKU).

Setelah sebelumnya kita telah membahas Penggunaan Internal dan External Comparable dalam Transfer Pricing. Saat ini kita akan membahas daftar pembanding eksternal apa saja yang dapat digunakan untuk menguji kewajaran transaksi antar perusahaan afiliasi.

Pembanding eksternal dapat berasal dari berbagai sumber dan jenis data, mulai dari harga pasar komoditas, data keuangan perusahaan independen, hingga informasi tarif atau suku bunga global. Untuk pembandingan berdasarkan margin atau rasio keuangan, analis transfer pricing dapat memanfaatkan basis data finansial perusahaan independen yang tersedia secara komersial. Beberapa basis data yang umum digunakan antara lain:

  • Amadeus: Menyediakan laporan keuangan perusahaan dari berbagai negara di dunia.
  • Orbis (oleh Bureau van Dijk): Salah satu basis data paling luas untuk informasi finansial dan korporasi.
  • TP Catalyst: Digunakan untuk analisis benchmarking margin dan profit level indicator.
  • Sabi: Fokus pada perusahaan yang terdaftar di Spanyol dan Portugal.
  • RoyaltyRange: Menyediakan informasi kontrak lisensi dan tarif royalti global.
  • TP Genie: Digunakan untuk benchmarking dan analisis pembanding di kawasan Eropa.

Dalam beberapa kasus, informasi dari publikasi industri, asosiasi dagang, laporan tahunan perusahaan publik, dan bahkan prospektus emiten juga bisa dijadikan bahan pembanding. Meskipun tidak seformal basis data komersial, informasi ini tetap memiliki nilai apabila digunakan secara hati-hati dan dapat dipertanggungjawabkan.

Walaupun tersedia banyak sumber pembanding eksternal, tidak semua data dapat diakses dengan mudah atau memuat informasi yang lengkap. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis kelayakan data (data screening) secara ketat agar hasil perbandingan benar-benar mencerminkan kondisi wajar di pasar bebas.

*DISCLAIMER*

Recent Posts

Siap-Siap! Purbaya Matangkan Pajak Marketplace Berlaku Kuartal II 2026

IBX – Jakarta. Rencana pemerintah dalam memungut pajak melalui marketplace kembali dibincangkan pada 2026 ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, kembali mengarahkan agar pemungutan pajak pada platform e-commerce mulai diterapkan pada Kuartal II 2026. Skema ini pada dasarnya mengubah mekanisme pembayaran pajak dari yang sebelumnya dilakukan sendiri oleh pelaku usaha

Read More »

Implementasi Kebijakan WFH Jumat di Lingkungan DJP

IBX – Jakarta. Sebagai langkah strategis dalam merespons dinamika global, Pemerintah Republik Indonesia menetapkan kebijakan transformasi budaya kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara resmi mewajibkan pelaksanaan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi seluruh pegawai, tidak terkecuali

Read More »

Pajak atas Perdagangan Kripto Tercatat Rp796 M pada tahun 2025

IBX – Jakarta. Tidak asing dengan aset digital, perkembangan kripto sejak 2022, dinilai cukup menyumbang penerimaan pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan bahwa sejak 2022 hingga Februari 2026, aset kripto menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp1,95 triliun. Hal ini menunjukkan aset kripto yang telah menjadi bagian dari kegiatan ekonomi digital masyarakat

Read More »