Intercounbix

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

DJP Kejar Penerimaan Pajak di Tengah Target Tinggi, Pemerintah Lakukan Pembatasan Belanja

IBX – Jakarta. Melihat kondisi ekonomi yang menantang pada tahun 2026, target kenaikan pendapatan penerimaan pajak sebesar 21% dinilai cukup tidak realistis. Meskipun begitu,  Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memiliki strategi terhadap penyesuain kebijakan restitusi untuk memitigasi penurunan penerimaan pajak tahun 2026 yang tumbuh cukup ambisius. Pihak DJP, menjelaskan bahwa upaya yang dapat dilakukan untuk mengejar target penerimaan pajak adalah dengan memperluas basis penerimaan. Selain itu, restitusi dapat menunjukkan tingkat transaksi yang dilakukan di masyarakat.

Mengatasi masalah target tersebut, DJP harus super extra effort dalam mendukung perluasan basis, memperbaiki sistem administrasi, dan semangat pegawai DJP sendiri kedepannya.

Dibalik itu, melakukan pembatasan belanja negara yang kurang memiliki urgensi adalah upaya untuk menjaga defisit tetap aman. Ketika pemerintah tetap memaksakan belanja tinggi, hal itu akan berpotensi untuk tidak tercapainya target penerimaan. 

Langkah paling efektif menurut Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, untuk kejar target penerimaan pajak adalah dengan rekonsiliasi dan penataan ulang terhadap belanja negara. Melakukan spending review secara keseluruhan untuk menilai dan memastikan bahwa belanja negara ditujukan pada program yang memiliki multiplier effect tinggi.

Strategi yang paling realistis menurut Yusuf dalam jangka pendek adalah memperluas basis pajak (ekstensifikasi), tidak hanya menaikkan tarif. Rasio pajak Indonesia dinilai relatif rendah dibandingkan negara tetangga, sehingga terdapat celah sebagai tempat perbaikan yang dapat digunakan untuk optimalisasi atas pajak yang sudah ada dan menambah objek pajak baru. 

Pada dasarnya, menjadi penting dalam mencapai target penerimaan adalah konsistensi kebijakan dan kredibilitas fiskal. Bagaimana pemerintah serta DJP untuk memaksimalkan peluang dan meminimalkan pengeluaran yang dirasa kurang perlu, serta menjaga disiplin fiskal akan menjadi faktor pendorong penerimaan.

Sumber: Target Pajak Dianggap Tak Realistis, Pemerintah Harus Rem Belanja Negara Strategi DJP Kejar Setoran Pajak Agar Tak Meleset dari Ekspektasi

Recent Posts

DJP Kejar Penerimaan Pajak di Tengah Target Tinggi, Pemerintah Lakukan Pembatasan Belanja

IBX – Jakarta. Melihat kondisi ekonomi yang menantang pada tahun 2026, target kenaikan pendapatan penerimaan pajak sebesar 21% dinilai cukup tidak realistis. Meskipun begitu,  Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memiliki strategi terhadap penyesuain kebijakan restitusi untuk memitigasi penurunan penerimaan pajak tahun 2026 yang tumbuh cukup ambisius. Pihak DJP, menjelaskan bahwa upaya

Read More »

Insentif Fiskal Sektor Transportasi: Implementasi PPN DTP pada Tiket Pesawat Domestik Menjelang Idul Fitri 1447 H

IBX – Jakarta. Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mobilitas masyarakat untuk kembali ke kampung halaman (mudik) menunjukkan peningkatan yang signifikan. Masyarakat cenderung memanfaatkan beragam moda transportasi, mulai dari kereta api, bus, kendaraan pribadi, kapal laut, hingga pesawat terbang. Merespons tingginya permintaan tersebut serta guna menjaga stabilitas harga,

Read More »

Program Magang 2026 Dapat Insentif Pajak?

Pemerintah lewat Program Paket Ekonomi 2026 memberikan sinyal positif keberlanjutan bagi peserta kegiatan magang nasional. Keberlanjutan tersebut bertujuan untuk melindungi kesejahteraan para pekerja dan sebagai sarana transisi bagi lulusan perguruan tinggi dalam memasuki dunia kerja. Sinyal positif direspon dalam bentuk skema Pajak Penghasilan (PPh) 21 yang Ditanggung Pemerintah (DTP) yang

Read More »