Intercounbix Indonesia

Shaping a sustainable future

Transfer Pricing | Accounting | Tax | Business Advisory

Pengolahan dan Pencatatan Penerimaan Kas

Oleh : M. Akmal Murtadho

Keempat fungsi transaksi penjualan yang telah diuralkan di atas perlu dilakukan agar barang sampai ke tangan pembeli, menagih pembeli dengan jumlah yang benar, dan mencerminkan transaksi tersebut dalam catatan akuntansi. Empat fungsi lainnya meliputi pelunasan piutang dan pencatatan kas, retur dan pengurangan harga penjualan, penghapusan piutang, dan pencadangan kerugian plutang.

Pengolahan dan pencatatan penerimaan kas meliputi penerimaan, penyetoran ke bank, dan pencatatan kas. Kas meliputi uang kertas dan uang logam, check, dan transfer dana secara elektronik (electronc funds transter). Hal yang terpenting, dalam penanganan kas adalan mencegah terjadinya pencurian. Pencurian bisa terjadi sebelum penerimaan kas dicatat atau sesudahnya. paling penting lainnya adalah memastikan bawa semua peerimaan kas harian segera disetorkan ke bank dengan jumiah yang benar dan tepat waktu dan dicatat dalam file transaksi penerimaan kas. File ini digunakan untuk membuat jurnal penerimaan kas dan memutahirkan master file piutang usaha dan buku Desar.

*Disclaimer*

Sumber: Jusup, Al. Haryono. Auditing Edisi II (Pengauditan Berbasis ISA).

Recent Posts

Mengenal Lebih Dalam Terkait Barang Lartas

IBX-Jakarta. Dalam ketentuan terkait Bea dan Cukai di Indonesia terdapat sebuah istilah yang disebut sebagai Barang Lartas (barang pelarangan dan pembatasan). Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan 161/PMK.04/2007 jo PMK 141/PMK.04/2020 tentang Pengawasan Terhadap Impor atau Ekspor Barang Larangan dan/atau Pembatasan, menjelaskan bahwa barang lartas adalah barang yang dilarang dan/atau dibatasi pemasukannya

Read More »

Perusahaan Harus Memberikan Perlindungan Bagi Karyawan!

IBX-Jakarta. Sama seperti halnya konsumen, kedudukan pekerja (karyawan) pada umumnya juga lemah di mata perusahaan. Pengalaman menunjukkan hal ini. Oleh karena itu, perlindungan tenaga kerja sudah memperoleh perhatian dunia sejak lama. Asas yang seharusya dipakai dalam hubungan ketenagakerjaan adalah asas manfaat, keadilan, kewajaran, integritas, dan iktikad baik. Asas manfaat dapat juga dinterpretasikan sebagai sesuatu yang saling menguntungkan dalam hubungan ketenagakerjaan.

Read More »